Bupati Langkat Prioritaskan Kesehatan dan Infrastruktur

News, Politik370 Dilihat

Langkat – Bupati terpilih yang telah disahkan KPU dan DPRD Langkat Syah Afandin menegaskan dua program yang menjadi skala prioritasnya setelah dilantik sebagai Bupati Langkat periode 2025-2030 yaitu kesehatan dan infrastruktur.

Penegasan program skala prioritas tersebut disampaikan Syah Afandin saat menghadiri Silaturahmi Angkatan Muda Muhammadiyah Kabupaten Langkat di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Senin.

Ondim, sapaan akrab Syah Afandin, adapun kedua program yang menjadi prioritas itu meliputi bidang kesehatan dan infrastruktur.

“Saya masih ingat, minimal ada dua program sebagai prioritas saya saat kampanye kemarin, yaitu berobat gratis hanya dengan menunjukkan kartu identitas (KTP) dan infrastruktur,” tegasnya.

Menurut dia, dua program prioritas ini akan langsung dilaksanakan ketika dirinya dilantik menjadi Bupati Langkat 2025-2030 mendatang.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Itu janji, jadi harus saya laksanakan secepatnya. Sedangkan program lain menyusul,” terangnya.

Ditambahkan Ondim, selain program prioritas Pemkab Langkat, pihaknya juga akan mengambil program nasional yang begitu besar.

“Nampaknya pemerintahan Pak Prabowo kali ini, sangat sesuai dengan kebutuhan kita di Langkat, seperti ketahanan pangan, pembangunan desa dan lain sebagainya. Jadi jangan takut tidak ada peluang untuk bekerja di Langkat ini,” yakinnya.

Ondim pun meminta warga Muhammadiyah untuk turut mengawal program pemerintahan Kabupaten Langkat mendatang.

“Saya minta kawal program pemerintahnya, sudah sesuai tidak dengan kebutuhan masyarakat. Kalau tidak sesuai sampaikan, itulah fungsinya pengawasan, agar kedepan pelaksanaan program pemerintah berjalan demi kemajuan masyarakat Langkat,” pintanya dikutip dari Antara. (red/ant)