MEDAN-Pembina/ Pendiri H. Ikhwan Lubis SH.MH. dan KSJ Provinsi Sumatera Utara diketuai Dr. Abdul Manan Nasution menggelar buka bersama (Bukber) di rumah Pembina KSJ Jalan Letda Sujono , Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sabtu (1/4/2023).
Kegiatan Bukber tersebut dihadiri para pengurus Komunitas Sedekah Jumat yang ada di 26 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Sebagai kehormatan KSJ Provinsi Sumut mendatangkan Buya Salman Ahmad Nasution Almandily sebagai penceramah yang juga sebagai Dewan Pembina / Penasihat KSJ Provinsi Sumatera Utara.
Dalam kegiatan Bukber itu tercatat ada beberapa agenda Program yang disampaikan Ketua KSJ Provinsi Dr. Abdul Manan Nasution untuk para pengurus di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Salah satunya akan segera dilaksanakanya Road Show KSJ Keliling Sumatera yang nantinya akan dipersiapkan dalam silaturahim antar pengurus di seluruh wilayah kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Program yang akan berjalan ini tentunya akan dipersiapkan seluruh pengurus di setiap daerah.
“KSJ akan berkeliling dengan mempersiapkan 2 bus pariwisata serta mobil pribadi untuk melakukan kegiatan yang dapat menjadi kegiatan rutin selama Ramadan,” Ketua KSJ Provinsi Sumut Dr. Abdul Manan Nasution.
Dalam kegiatan Road Show KSJ Keliling Sumatera, akan langsung bersentuhan dengan para pengurus masjid di seluruh Sumatera Utara sekaligus memperkenalkan KSJ kepada seluruh masyarakat khususnya di Sumatera Utara.
Sementara Pembina dan Pendiri KSJ H. Ikhwan Lubis SH.MH akan mendukung penuh program-program yang dilakukan KSJ Provinsi Sumut.
Disebutkannya ini akan menciptakan rasa kekeluargaan yang erat untuk dan akan tetap menjadi satu himpunan yang bukan lagi atas nama daerah namun adalah satu wadah dan juga keluarga
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
Menurutnya boleh berbeda prinsip, tapi harus satu pemikiran.
“Kita akan membesarkan KSJ dan akan segera didukung pemerintah seperti pertemuan bersama Gubernur Sumatera Utara. Beliau akan mendukung penuh kegiatan pengentasan kemiskinan yang dilakukan dan dikembangkan KSJ,” katanya.
Jadi ini sudah membuka ruang kegiatan untuk melangkah lebih besar lagi karena itu harus satu pemikiran. (;red)
Post Views: 194