MEDAN – Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta camat, lurah, dan kepala lingkungan bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI untuk memperhatikan dan melindungi keluarga jamaah haji yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Hal ini disampaikan Bobby Nasution saat
halalbihalal dan melepas keberangkatan 2.482 calon haji (calhaj) asal Kota Medan, Kamis (9/5) di Gelanggang Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatra Utara (UINSU).
Bobby Nasution meminta camat, lurah, dan kepala lingkungan mendata jamaah haji berangkat di wilayah masing-masing dan melakukan patroli bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI.
“Mungkin ada rumah yang kosong, mungkin ada yang meninggalkan orang tua yang lansia atau anak kecil. Tolong semua diperhatikan,” ucap Bobby seraya berharap jamaah haji dapat merasa aman dan nyaman menjalankan ibadahnya.
Dalam perhelatan yang dihadiri antara lain oleh Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman, Plh Sekda Benny Sinomba Siregar, penceramah Ustaz Azhari Akmal Tarigan, Ketua MUI Medan H. Hasan Matsum, Wali Kota juga berpesan selama di Tanah Suci jamaah haji saling bantu dan saling jaga.
Orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mengingatkan petugas haji mengutamakan jamaah bisa menjalankan ibadah dengan baik, sehat, dan mendapat ilmu pengetahuan.
Sebagai perwujudan rasa syukur, pada acara yang turut dihadiri pimpinan perangkat daerah itu Bobby Nasution menepungtawari para calon haji. Selain itu Wali Kota juga memberikan cendera mata kepada warga Medan yang akan menunaikan Rukun Islam kelima itu.
Sebelumnya Kabag Kesra Setdako Medan Abu Kosim melaporkan, jumlah calhaj asal Medan tahun ini 2.482.
Sedangkan tujuan kegiatan meningkatkan hubungan silaturahmi antara Pemko Medan dengan calhaj.
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
Ustaz Azhari Akmal Tarigan dalam tausyiahnya mengatakan haji ibadah yang multidimensi yang dengan tujuan mabrur.
Mabrur itu, sebutnya, bertemunya harapan jamaah haji dengan keinginan Allah.
“Mabrur pemberian Allah dan upaya keras kita dalam mendapatkan makna pelaksanaan ibadah haji,” ungkapnya.
Ustaz juga meminta jamaah mendoakan Kota Medan agar pembangunan yang kini gencar dilakukan berjalan lancar. (Red)
Post Views: 254