Bobby Nasution Buka FKM 2023, Saatnya Bangkit Tunjukkan Ekonomi Medan Kuat Melalui Kuliner

MEDAN – Melalui Festival Kuliner Medan (FKM) Tahun 2023, Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap dapat membangkitkan pariwisata dengan pengembangan wisata kuliner dari berbagai etnis yang ada di Kota Medan. 

“Sebagai ibukota Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan tidak memiliki pariwisata alam gunung maupun laut seperti yang dimiliki daerah lainnya di Sumut,” kata Bobby Nasution saat membuka FKM 2023 di Lapangan Benteng Medan, Selasa (28/11/2023) petang.

Menyikapi hal itu, kata Bobby Nasution, dihadirkan beragam kuliner yang berasal dari berbagai etnis dengan cita rasa khas Kota Medan guna menarik perhatian pengunjung datang. Atas dasar inilah menantu Presiden Joko Widodo ini sangat mengapresiasi digelarnya FKM 2023.

“Ini merupakan event yang luar biasa karena bukan hanya kegiatan kuliner saja tetapi juga ada hiburan. Apalagi pada penutupan di hari Minggu nanti akan tampil artis ibukota yakni King Nassar untuk menghibur seluruh warga Kota Medan yang hadir,” ungkapnya. 

BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Di hadapan Konsulat Jenderal (Konjen) negara sahabat, unsur Forkopimda Kota Medan, pimpinan perangkat daerah dan camat, Bobby Nasution selanjutnya mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh pelaku usaha dan masyarakat Kota Medan yang telah berpartisipasi dalam event tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pelaku usaha sebagai pejuang ekonomi Kota Medan karena telah berjuang di berbagai tantangan yang selama ini terjadi. Saatnya kita bangkit dan tunjukkan kuliner Kota Medan dapat membawa kota ini menjadi kota besar dengan ekonomi yang kuat melalui kulinernya,” serunya.

Sebelumnya, Kadis Pariwisata Kota Medan Yudha P Setiawan dalam laporannya menyampaikan, Kota Medan merupakan kota multikultural yang terkenal dengan beraneka ragam kulinernya berasal dari berbagai  etnis serta kaya akan bumbu masakan yang khas.

“Festival  Kuliner ini sudah empat kali digelar di Kota Medan dan menjadi salah satu nominasi pada Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2024 oleh Kemenparekraf RI. Kita berharap  festival ini akan menambah minat wisatawan baik nusantara maupun mancanegara untuk berwisata ke Kota Medan,” harap Yudha.

Dijelaskan Yudha, Festival Kuliner ini digelar selama 6 hari dimulai 28 November hingga 3 Desember diikuti sebanyak 120 stand dan 7 food truck yang terdiri dari stand Nusantara Food 6 unit, stand Western Food (6 unit), stand Asian Food (6 unit), stand Special Design (52 unit), stand Local Food (50 unit) dan stand Exhibition (5 unit).

Festival Kuliner Medan ini, jelas Yudha, mengusung tema The Kitchen of Asia  menghadirkan berbagai kegiatan di antaranya, pameran kuliner/kriya dan fashion, demo masak, lomba idola cilik singing competition, lomba memasak ikan mas arsik, lomba mewarnai anak-anak serta K-pop dance competition.

Selain itu, imbuh Yudha, juga dimeriahkan dengan fashion show anak-anak tema busana era 80 an, lomba stand dekorasi terbaik, lomba stand omset terbanyak, lomba stand terfavorit, performance band top 40, performance artis nasional (King Nassar) dan food vlogger 16 orang influencer. (Rez)

Recent Posts