BEMNUS Sumut Deklarasi Pemilu Damai 2024 Tanpa Hoax Dan Ujaran Kebencian

News364 Dilihat

MEDAN – Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) Sumatera Utara menyerukan Pemilu Damai 2024 di berbagai daerah. Tujuannya adalah menyukseskan pemilu tanpa Hoax agar pemilu berjalan aman, lancar dan kondusif.

Hal ini disampaikan oleh Kordinator Daerah (Korda) BEMNUS Sumut, Guntur Kurniawan kepada wartawan. Ia melihat bahwasanya di Sumut, ada beberapa hal yang mulai memanas dan memecah belah diantara mahasiswa umumnya kepada masyarakat.

“Deklarasi kita tujuannya adalah mensukseskan pemilu tahun 2024 dengan damai dan sejuk di Sumatera Utara. Karena hari ini dapat kita lihat bahwasanya di Sumut, ada beberapa hal yang mulai memanas dan memecah belah diantara mahasiswa umumnya kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (8/2/2024).

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Guntur menambahkan bahwa deklarasi damai ini dilakukan BEMNUS Sumut diberbagai daerah yang ada di Sumatera Utara.

“Kegiatan kita ini BEM Nusantara adalah Deklarasi Pemilu Damai yang kita lakukan dikalangan mahasiswa terutama di Aliansi BEM Nusantara yang hari ini kita laksanakan di Kota Medan, BEM Nusantara Asahan, Padang Sidempuan Padang Lawas, Sibolga/Tapteng, Kemudian Tapanuli Utara, kemudian Binjai, Batubara, Langkat, mungkin beberapa itu yang bisa kita laksanakan Deklarasi Pemilu Damai, terkhususnya di Sumatera Utara,” tambahnya didampingi Munawar Kholil Nur, Bendahara Daerah dan Soeandi Malik Pratama, Presma STAI Al-Hikmah Medan.

Ia menghimbau dan mengajak kepada mahasiswa, umumnya kepada masyarakat agar cerdas untuk memilih calon-calon presiden ataupun calon-calon di legislatif, jangan sampai beda pilihan hingga terjadi pertengkaran ataupun hal-hal negatif lainnya.

“Harapan kedepannya, tanggal 14 Februari 2024 saya mengajak mahasiswa terkhusus, umunya kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilih, karena hak pilih 1 suara ini sangat menentukan arah bangsa Indonesia kedepannya,” harap Guntur mengakhiri. (Red)