BEI Raih The Best Islamic Capital Market GIFA 2021

News243 Dilihat
GLOBALMEDAN.COM, MEDAN
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Sharia Investment Week (SIW) 2021 secara virtual SIW 2021 selama 3 hari pada 11-13 November 2021 melalui laman web www.shariainvestmentweek.com. Acara tersebut merupakan bagian dari peringatan 44 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.
Pada rangkaian SIW 2021 itu, BEI kembali meraih penghargaan sebagai The Best Islamic Capital Market dari ajang Global Islamic Finance Awards (GIFA) 2021. 
Ini merupakan penghargaan kali ketiga BEI dinobatkan sebagai The Best Islamic Capital Market dan mengukuhkan posisi pasar modal syariah Indonesia di mata internasional. 
Pada kesempatan tersebut juga diselenggarakan pula pemberian apresiasi bagi Anggota Bursa penyedia layanan Sharia Online Trading System (AB-SOTS) dan investor syariah pemenang IDX Islamic Challenge 2021 dengan total nilai hadiah lebih dari Rp200.000.000,00.
Dalam rangkaian acara itu, PT Phintraco Sekuritas mendapatkan apresiasi sebagai AB-SOTS dengan jumlah partisipasi peserta terbanyak dan jumlah peserta aktif terbanyak
 PT MNC Sekuritas dinobatkan sebagai AB-SOTS dengan rata-rata volume transaksi terbanyak, PT Mandiri Sekuritas dianugerahkan sebagai AB-SOTS dengan rata-rata nilai transaksi terbesar.
 PT Phillip Sekuritas Indonesia menjadi AB-SOTS dengan rata-rata frekuensi transaksi tertinggi, serta Syauqi Aidil Rahman sebagai investor syariah terbaik dari PT FAC Sekuritas Indonesia pada IDX Islamic Challenge 2021. 
Rangkaian SIW 2021 terdiri dari live webinar dan talk show, live Instagram, virtual expo, serta entertainment. Dengan menghadirkan 26 narasumber dan moderator yang kompeten dibidangnya.
SIW 2021 mengusung 3 tema berbeda setiap harinya, yaitu strategi pengembangan keuangan syariah, alternatif produk investasi di pasar modal syariah, dan keuangan sehat dengan investasi syariah. 
Pada setiap harinya akan diselenggarakan 2 sesi kegiatan live seminar dan talk show yang menghadirkan narasumber yang berkompetensi di bidangnya, serta 1 sesi live Instagram mulai dari akademisi hingga praktisi yang erat kaitannya dengan pasar modal syariah. 
SIW 2021 merupakan ajang bergengsi bagi para stakeholders juga investor syariah, baik pemula maupun yang sudah aktif, untuk semakin mengenal serta mempelajari bagaimana berinvestasi syariah di pasar modal.
Berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya, SIW 2021 dapat diikuti seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya dan membebaskan peserta untuk membuka akun saham syariah secara mandiri melalui virtual expo SIW 2021.
 Selain itu, virtual expo SIW 2021 ini juga menghadirkan klinik konsultasi investasi bagi peserta yang ingin melakukan investasi di pasar modal syariah dengan dipandu langsung oleh pihak AB-SOTS, maupun melakukan konsultasi investasi langsung dengan tim analisnya. 
Terdapat 50 virtual booth pada expo SIW 2021 yang dibagi menjadi 5 area, yaitu AB-SOTS, Bank RDN Syariah, Filantropi Islam, Anggota Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) serta regulator bersama lembaga lain. 
Peserta SIW 2021 dapat mengunjungi seluruh virtual booth dan berinteraksi secara langsung dengan para pengisi booth tersebut. Acara SIW 2021 juga disemarakkan dengan hiburan dari musisi tanah air di antaranya Khaleb J, Mocca, dan Diskoria. 
Penyelenggaraan SIW 2021 diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi serta inklusi masyarakat terhadap pasar modal syariah secara masif dan efektif. SIW 2021 juga menjadi representasi komitmen dan semangat OJK, SRO serta segenap stakeholders untuk terus memajukan pasar modal syariah Indonesia di tengah pemulihan ekonomi nasional.  (swisma)
BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.