Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Demo Minta Mendagri Copot Pj Bupati Padang Lawas

PADANG LAWAS – Dengan Pengawalan ketat dari Polres Padang Lawas yang dipimpin langsung Waka Polres Kompol Sugianto S.Pd dengan sengatan teriknya Matahari mengamankan untuk rasa Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi secara Humanis agar pengunjuk rasa dapat berorasi nyaman dalam membacakan tuntutannya, bertempat di Halaman Komplek Perkantoran SKPD terpadu Sigala-Gala Sibuhuan, Kamis (12/9/24).

Kordinator Aksi, Tondi Sarasi Lubis mengajukan tuntutan diantaranya, Meminta kepada Mendagri agar mencopot jabatan Pj Bupati Kabupaten Padang Lawas karena diduga hanya menimbulkan konflik bagi masyarakat Padang Lawas.

Tondi juga meminta kepada Pj Bupati Padang Lawas Ir.H.Ardan Noor Hasibuan MM agar menghentikan mutasi jabatan karena dianggap memihak kepada salah satu Pasangan Calon (paslon) tertentu dan Bawaslu kabupaten Padang Lawas agar membuat surat edaran yang ditujukan kepada ASN terkait netralitas Pilkada mendatang.

Tondi menambahkan, bahwa Pj Bupati Ardan Noor dengan Legislatif diduga kongkalikong m terkait percepatan R APBD yang dianggap prosesnya tidak optimal dan profesional,sehingga menimbulkan asumsi percepatan R APBD semata mata hanya untuk mengejar percepatan tender proyek tahun 2025.

Setelah pernyataan sikap dan membaca tuntutan, Pihak Pemkab Padang Lawas melalui Asisten I H.Panguhum Nasution MAP meminta perwakilan 10 (sepuluh) orang dari Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi untuk masuk ke ruangan Aula kantor Bupati Padang Lawas melaksanakan Audensi.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Asisten I H.Panguhum Nasutian MAP yang di dampingi Asisten III Drs.H.Amir Soleh Nasution Menerima Perwakilan dari pengunjuk Rasa yang di dampingi Waka Kompol Sugianto S.Pd, Kabag Ops AKP M Husni Yusuf, Kasat Binmas AKP Rahmad Saleh Nainggolan SH, Kasi Propam Iptu G.Harahap dan Awak media

“Tuntutan yang di sampaikan oleh adik adik pengunjuk rasa akan kita sampaikan kepada Pimpinan dan tuntutan kepada Bawaslu juga akan kita koordinasikan dengan pihak Bawaslu Kab.Padang Lawas, setia akan menyampaikan tuntutan pemuda/mahasiswa untuk bertatap muka dengan Pj Bupati Padang Lawas” kata Panguhum Nasution.

Sementara Asisten III Drs.H.Amir Soleh Nasution saat mendampingi Asisten I Panguhum Nasution mengatakan Terkait dengan mutasi di Pemkab.Padang Lawas yang diduga melanggar aturan, ini sudah kami lakukan sesuai dengan aturan dimana Pj Bupati Padang Lawas *BERHAK* melakukan mutasi/evaluasi terhadap pejabat yang belum defenitif (masih Pelakssna Tugas/Plt) dimana evaluasi bisa dilaksanakan 1 kali dalam 3 bulan kerja.

Sebelumnya Waka Polres Padang Lawas Kompol Sugianto S.Pd menyampaikan pesan pesan Kamtibmas kepada seluruh Perwakilan dan pengunjuk rasa.

“Mengucapkan terima kasih kepada pengunjuk rasa yg sudah menyampaikan aspirasi secara tertib kondusif mari kita jaga bersama Kamtibmas Kabupaten Padang Lawas agar proses tahapan Pilkada Tahun 2024, bisa berjalan dengan baik” tutur Kompol Sugianto S.Pd. (MS)

Recent Posts