MEDAN – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Dr. M. Agha Novrian, S.STP., M.Si melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatra Utara didampingi para Kepala Bidang.
Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus harmonisasi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan sektor perpajakan daerah.
Rombongan Bapenda Kota Medan disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatra Utara, Ignatius Mangantar Tua Silalahi, S.H., M.H.
Dalam pertemuan tersebut, M. Agha Novrian memaparkan sejumlah program inovasi yang telah dan sedang dijalankan oleh Bapenda Kota Medan. Ia menegaskan bahwa setiap inovasi yang dikembangkan selalu berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Agha juga menyampaikan harapan agar Kanwil Kementerian Hukum Sumatra Utara dapat memberikan pandangan, masukan, serta pendampingan dalam proses penyusunan dan pelaksanaan berbagai inovasi Bapenda. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan dan inovasi memiliki kepastian hukum yang kuat sehingga mampu berjalan secara optimal dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.
“Kami ingin memastikan seluruh terobosan dan inovasi pelayanan perpajakan daerah memiliki payung hukum yang kuat, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum sehingga dapat mendukung peningkatan PAD Kota Medan,” ujar Agha.
Menanggapi kunjungan tersebut, Kepala Kanwil Kementerian Hukum Sumatra Utara, Ignatius Mangantar Tua Silalahi, menyambut baik langkah yang dilakukan Bapenda Kota Medan. Ia mengapresiasi berbagai inovasi yang telah diinisiasi Bapenda sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan optimalisasi penerimaan daerah.
Menurut Ignatius, berbagai program dan inovasi yang dijalankan Bapenda Kota Medan telah berada pada arah yang tepat. Namun demikian, ia mengingatkan agar jajaran Bapenda tidak cepat berpuas diri dan terus melakukan penyempurnaan.
Ia juga mendorong Bapenda Kota Medan untuk terus melahirkan inovasi-inovasi baru yang adaptif, responsif, dan selaras dengan perkembangan regulasi serta kebutuhan masyarakat Kota Medan di masa mendatang. (Red)








