Wisuda di Unpri, Teknologi Digital Kunci Menangkan Kompetisi Kerja

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN– Tren perubahan dunia bergerak cepat dengan kehadiran revolusi industri 4.0 dan pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya pergeseran pola struktur dari statis menjadi dinamis atas pemanfaatan teknologi digital.

“Lulusan Universitas Prima Indonesia harus bersaing dan mampu beradaptasi didukung kemampuan komunikasi dwi bahasa, kolaborasi membuka jaringan, memperkuat kompetensi berpikir kritis serta kreatifitas dan inovasi jika ingin memenangkan kompetisi meraih pekerjaan,” kata Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumatera Utara Prof Dr Ibnu Hajar Damanik MPd, Selasa (1/3/2022).

Pada wisuda periode 2 / 2022 yang digelar secara daring itu pada Kamis lalu dihadiri Pendiri Unpri Prof Dr dr I.Nyoman E.L MKes AIFM, Ketua BPH Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor Prof Dr Crismis Novalinda Ginting MKes dan para Wakil Rektor dan para dekan beserta jajarannya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Menurut Ibnu, wisuda sarjana merupakan pintu awal sukses berkarir di masa depan.

“Lulusan Unpri harus siap memasuki arena kampus terbuka yang sesungguhnya guna memenangkan kompetisi dalam meraih peluang kerja,” katanya.

Ibnu menambahkan para lulusan juga harus mampu mengadaptasi diri lintas bidang (transdigital) terutama menguasai kemampuan teknologi digital di segala sektor kehidupan agar menjadi tenaga profesional di masa depan.

Rektor Unpri Prof Dr Chrismis Novalinda Ginting M.Kes mengatakan, wisuda ini terdiri dari program diploma, sarjana, dan Magister yang berasal dari 8 program studi.

Disebutnya Unpri saat ini fokus pada pengembangan tri dharma perguruan tinggi secara simultan dan berkesinambungan.

Menurut rektor dengan mengambil langkah-langkah strategis dalam upaya mendorong peningkatan bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah, yang mencakup ketentuan tentang kebijakan dasar penelitian, penanganan plagiasi, paten dan hak atas kekayaan Intelektual.

“Hal ini sejalan dengan visi dan renstra menuju Unggul 2026. Unpri juga berkomitmen penuh mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi,” ujarnya.

Ketua BPH Unpri Dr Tommy Leonard SH MKn mengharapkan metode pembelajaran akademik berbasis digitalisasi terus dikembangkan secara terkini (update).

“Semua aplikasi kerja di berbagai bidang telah memanfaatkan teknologi digital. Suka atau tidak suka kita wajib menggunakan layanan digital itu untuk kebutuhan kerja. Karenanya Unpri berkomitmen mendukung MBKM Kemenristekdikti itu,” katanya.

Tommy mengakui di masa pandemi ini proses pendidikan menggunakan belajar daring yang membuktikan bahwa pola struktur belajar yang semula dilakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), sekarang ini bisa diterapkan juga dengan teknologi digital. Untuk itu, sivitas  akademika UNPRI juga harus siap menghadapi perubahan/pergeseran tersebut. ( swisma)

Recent Posts