Unpri Tandatangani Nota Kerjasama dengan Yayasan KNCV Indonesia

Edukasi376 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN-
Fakultas Kedokteran Gigi dan Ilmu Kesehatan Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan dan Yayasan Koninklijke Nederlandse Centrale Vereniging (KNCV) Indonesia melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan di kampus tersebut Jalan Sampul, Medan.

“Penandatanganan nota kesepahaman atau MoU tersebut meliputi bidang Tridarma Perguruan Tinggi, tentang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat,” kata Rektor Unpri Prof Dr Crismis Novalinda Ginting MKes yang diwakili Wakil Rektor (WR) IV Dr dr. Ali Napiah Nasution MKT MKM SpKKLP dalam keterangan yang diperoleh Minggu (26/6)

Selanjutnya kata Ali, dilakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dirangkai dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoA) Antara FKKGIK dengan Yayasan KNCV Indonesia.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Hadir juga dalam kegiatan yang digelar Selasa (17/5) itu Dekan FKKGIK Prof. Dr. dr. H. Gusbakti Rusip, M. Sc., SpKKLP, PKK, AIFM beserta jajarannya.

Sedangkan dari Yayasan KNCV Indonesia dihadiri dr Jhon Sugiharto, MPH selaku Direktur Eksekutif Yayasan KNCV Indonesia, dr. Eva Oktavia Karolina Simatupang, Sp. KKLP dan Rahma Fitri SKM.

Direktur Eksekutif Yayasan KNCV Indonesia dr Jhon Sugiharto memberikan apresiasi atas kerjasama yang baik ini dengan harapan agar MoU ini dapat mengimplementasikan wujud hubungan nyata antara dunia pendidikan dengan mitra kerja terutama dunia usaha.

Ia berharap hubungan yang harmonis ini tetap terbina dengan baik dan menghasilkan ‘output’ yang positif dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak di masa mendatang.

“Sukses untuk Fakultas Kedokteran Gigi dan Ilmu Kesehatan  Universitas Prima Indonesia  yang telah mempercayakan Yayasan KNCV Indonesia,” jelasnya.

Pendiri Unpri Prof Dr dr I Nyoman E.L. MKes AIFM mengatakan, salah satu keunggulan universitas dikarenakan banyaknya kerjasama yang dilakukan baik itu program studi maupun di fakultas.

Katanya, pencapaian itu terus dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Gigi dan Ilmu Kesehatan Unpri dengan berbagai mitra pendidikan tinggi seperti yang terbina dengan Yayasan KNCV Indonesia.

“Kita berharap kerjasama ini akan mendapatkan hasil yang baik terutama kepada bagi mutu mahasiswa dan lulusan kedepannya dan bertujuan senantiasa akan dapat meningkatkan kompetensi dan keahlian dosen dan tenaga pendidik. Ini sangat penting di era digital yang menuntut agar lulusan bisa berdaya saing tinggi dan berkualitas,” ujarnya ( swisma)