UMSU Anugerahkan Doktor Honoris Causa kepada Raja Muda Perlis

Edukasi125 Dilihat

MEDAN  – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) kepada Duli Yang Teramat Mulia (DYTM) Tuanku Raja Muda Perlis, Tuanku Syed Faizuddin Putra Ibni Syed Sirajuddin Jamalullail.

Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi besar Raja Muda Perlis itu di bidang pendidikan, sosial dan kepemimpinan, yang berdampak luas baik di Malaysia maupun dalam kerja sama internasional, khususnya dengan Indonesia.

Pertemuan silaturahim sekaligus pembahasan penganugerahan gelar kehormatan tersebut berlangsung di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Acara dihadiri Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, M.AP, didampingi Wakil Rektor I dam II, Prof. Dr. Muhammad Arifin, S.H., M.Hum dan Prof. Dr. Akrim, M.Pd., Wakil Direktur Pascasarjana UMSU Assoc. Prof. Dr. Adi Mansar, S.H., M.Hum, serta Kepala Biro Administrasi Umum Erwin Asmadi, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, DYTM Tuanku Raja Muda Perlis menyampaikan apresiasi mendalam atas kehormatan yang diberikan.

Ia menegaskan gelar ini bukan hanya penghargaan pribadi, tetapi juga pengakuan terhadap nilai pengabdian dan pendidikan yang menjadi landasan pengabdiannya.

“Saya berharap hubungan akademik dan silaturahmi ini akan terus berkembang, memberi manfaat luas bagi masyarakat, serta mempererat kerja sama antar bangsa,” tutur Tuanku Raja Muda Perlis.

Rektor UMSU, Prof. Agussani menegaskan penganugerahan gelar tersebut menjadi simbol ikatan akademik sekaligus persahabatan internasional.

“Bagi UMSU, penghargaan ini adalah wujud komitmen kami dalam mengakui kontribusi besar DYTM Tuanku Raja Muda Perlis, sekaligus memperkuat hubungan antara dunia akademik dengan tokoh regional yang berpengaruh,” ungkapnya.

DYTM Tuanku Raja Muda Perlis juga dikenal sebagai tokoh yang berjasa dalam pendirian Universitas Muhammadiyah Malaysia, sehingga kontribusinya kian memperkokoh hubungan akademik lintas negara.

Pertemuan strategis ini turut disaksikan Rektor Universitas Deztron Indonesia, Prof. Adjunct Dr. Marniati, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas universitas, serta Prof. Emeritus Datuk Dr. Kamarudin bin Hussin yang ikut serta dalam forum tersebut. (swisma)