GLOBALMEDAN.COM, MEDAN- Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menyerahkan dana hibah internal untuk 16 program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) 2022 di ruangan serbaguna kampus tersebut Jalan SM Raja Medan.
“Animo dosen beberapa tahun belakangan ini meningkat untuk melakukan PKM dan penelitian,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Dakwah Islamiyah Dr. Liesna Andriany, MPd Jumat (14/10/2022)
Menurutnya, hal itu dibuktikan dengan banyaknya dosen yang mengajukan proposal hibah PKM.
Penyerahan dana yang dilakukan dilakukan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Dakwah Islamiyah Dr. Liesna Andriany, MPd pada Selasa (11/10/2022) itu diberikan kepada Ketua Pengusul PKM di lingkungan Internal UISU.
Turut hadir Ketua LPKM UISU Dr. Rahmad Setia Budi, serta dosen pemenang Hibah PKM 2022 Dr Mukidi SE SH M.H dari fakultas hukum (FH), Dr Marzuki SH M.Hum (FH), Dra Nurhasnah Manurung M.Pd dari fakultas keguruan ilmu pendidikan (FKIP), Pandu Prabowo W,S.Pd,M.Pd (FKIP),
Selain itu hadir juga Zakaria Siregar S.Sos., MSP dari fakultas ilmu sosial dan ilmu politik, Dr Ir Muji Paramuji M.S.c dari fakultas Pertanian, Dedi Kusbiantoro SP, MM dari FP, Surya Dharma, S.P, MM (FP).
Kemudian Ir. Mahyu Danil MP MM (FP) , Dr Ir Mhd. Rizwan, MP (FP), Ir Suhardi Napid, MT dari fakultas teknik (FT), Prof Drs Saiful Anwar dari fakultas sastra (FS),
Devi Pratiwy SS MHum (FS), Dr. Sri Rahayu, S.E,M.S.I dari Fakultas Ekonomi (FE), Yusrita SE M.M (FE), Neni Sri Wahyuni, SE M.M (FE)
Dr Liesna yakin, dosen pengusul PKM dapat melaksanakan kegiatan semaksimal mungkin dengan bantuan dana universitas.
Tujuannya, kata Dr. Liesna proposal yang telah lolos dan didanai dapat lebih ditingkatkan dan disempurnakan lagi sehingga mampu bersaing untuk mendapatkan hibah nasional dari Dikti.
Dr.Liesna juga menjelaskan pendanaan tidak bisa langsung diberikan 100 persen.
“Dalam hibah ini tidak bisa 100% memberikan dana penelitian sesuai permintaan para dosen. Disamping itu kita juga melihat tingkat pengabdiannya kepada masyarakat,” sebutnya.
Dijelaskannya, dalam hibah pemberian dana itu memperhitungkan berdasarkan beberapa hal pertimbangan.
Pertama akan memberikan dana 70%. Setelah output dapat diselesaikan akan memberikan selebihnya.
“Untuk ke depannya kami berjuang nantinya akan dilakukan PKM setahun 2 kali dengan jumlah yang lebih besar,” ujarnya.
Dr Liesna juga berharap kegiatan ini nantinya dilengkapi dengan laporan data-data fisik dan dokumen. Seperti surat, dan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
“Kita berharap nantinya bapak ibu dapat membuat jurnal atau artikel sehingga bisa mengeksplore kegiatan kita kepada masyarakat. Karena ini merupakan suatu alat promosi dan juga mengimplementasikan keilmuan ke masyarakat,” jelasnya
Ketua LPKM UISU Dr. Rahmad Setia Budi juga mengatakan pihaknya akan melakukan penandatangan kontrak dan pemberian dana kepada para pemenang PKM UISU 2022.
“Intinya tahapan pelaksanaan PKM ini sudah terjadwal. Jadi nanti ketika sudah menerima dana, saya harap dapat melaksanakan tugasnya masing-masing. Saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada para bapak ibu yang sudah mengikuti pengabdian kepada masyarakat ini,” paparnya. (swisma)






