Tingkatkan Wawasan dan Jejaring Global, Mahasiswa UMA Ikuti Widyakarya dan Simposium Internasional di Can Tho University, Vietnam

MEDAN-Sebagai perguruan tinggi berkompeten dan berakreditasi Unggul,
Universitas Medan Area (UMA) kembali mempertegas komitmennya dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

Kali ini pada pelaksanaan  dari salah satu program tri dharma perguruan tinggi tersebut, yakni penelitian dan pengabdian pada masyarakat dilakukan di kancah internasional.

Mahasiswa program Magister Agribisnis dan Doktor Ilmu Pertanian UMA turut serta dalam rangkaian Widyakarya mahasiswa Magister agribisnis dan simposium Doktor Ilmu Pertanian yang diselenggarakan di Can Tho University, Vietnam pada 18–25 September 2025.

Kegiatan ini diikuti kaprodi, dosen, serta mahasiswa magister agribisnis dan doktor ilmu pertanian angkatan 2024.

Ketua Program Studi Doktor Ilmu Pertanian yang juga Ketua Program Studi Magister Agribisnis UMA, Prof Ir. H Zulkarnain Lubis MS, Ph.D mengatakan, dengan dilakukannya kegiatan tersebut selain  mempererat hubungan akademik antara UMA dan Can Tho University juga untuk meningkatkan kompetensi dan pengembangan diri mahasiswa.

“Bahkan mahasiswa juga belajar beradaptasi dengan budaya dari lingkungan yang berbeda,” kata Proz Zulkarnain, Sabtu (11/10/2025).

Dijelaskannya, pada kegiatan yang berlangsung selama lima hari itu peserta aktif mengikuti agenda akademik berupa diskusi ilmiah, presentasi hasil penelitian, serta pertukaran pengetahuan bersama sivitas akademika Can Tho University.

Selain agenda akademik, rombongan juga menggelar program pengabdian masyarakat di Perkebunan dan Penggilingan Kopi Rakyat di Distrik Dong Phu, Vietnam.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa dan dosen berdialog langsung dengan petani kopi setempat, mempelajari teknik budidaya, serta menyaksikan proses pengolahan kopi rakyat.

Menurut Guru Besar UMA yang akrab disapa Prof Zul,  kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dan wawasan praktis terkait agribisnis di tingkat global yang relevan dengan perkembangan ilmu dan penelitian di Indonesia.

Melalui pelaksanaan Widyakarya dan Simposium Internasional di Can Tho University, Vietnam itu Prof Zul mengharapkan juga menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memperkaya wawasan, memperluas  dan jejaring internasional.

“Kita juga meyakini pada kegiatan itu para mahasiswa mendapatkan inspirasi baru bagi pengembangan agribisnis dan sektor perkopian rakyat di Indonesia,” kata Prof Zul.

Hal ini juga sebut Prof Zul sejalan dengan visi UMA yang menjadi universitas unggul di bidang akademik, ilmu pengetahuan, dan teknologi pada 2035.

Kemudian menghasilkan lulusan yang inovatif, profesional, dan berkepribadian dalam skala nasional dan internasional.

Karenanya untuk mencapai visi tersebut, UMA memiliki misi menyelenggarakan pendidikan berbasis teknologi, mengembangkan ilmu pengetahuan melalui penelitian, membina kewirausahaan, dan menjalin kerjasama serta pengabdian kepada masyarakat.
( swisma)

Recent Posts