Sambut KKN UINSU Kelompok 15, Desa Sei Bamban Langkat Dukung Penguatan Desa MESRA dan Pengabdian Masyarakat

Edukasi94 Dilihat

LANGKAT – Pemerintah Desa Sei Bamban, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Kelompok 15 yang akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat selama 35 hari.

Kegiatan penerimaan mahasiswa KKN UINSU Kelompok 15 berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026, dan menjadi awal kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mendukung Program Penguatan Desa MESRA (Desa, Moderasi, Ekoteologi, dan Sejahtera).

Acara tersebut dihadiri oleh 30 mahasiswa KKN Kelompok 15, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. H. Farhan Indra, M.A., Ketua KKN Kelompok 15 Althaf Rifqi Alfarabi, serta perangkat Desa Sei Bamban yang diwakili oleh Kholis.

KKN UINSU 2026 Fokus Penguatan Desa MESRA

KKN Kelompok 15 merupakan bagian dari pelaksanaan KKN UINSU Tahun 2026 yang mengusung tema “UINSU Berdampak – Penguatan Desa MESRA (Desa, Moderasi, Ekoteologi, dan Sejahtera) untuk Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting.”

Tema tersebut menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, peningkatan kualitas hidup, serta penguatan pembangunan desa.

Selama masa pengabdian, mahasiswa akan bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang mendukung pembangunan berkelanjutan, pengentasan kemiskinan ekstrem, pencegahan stunting, serta penguatan nilai moderasi dan kepedulian lingkungan.

Pembukaan KKN Diawali Sambutan dan Arahan DPL

Rangkaian kegiatan pembukaan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Ketua KKN Kelompok 15, Althaf Rifqi Alfarabi, dalam sambutannya menyampaikan komitmen seluruh anggota kelompok untuk menjalankan program kerja secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sei Bamban.

Sementara itu, Dr. H. Farhan Indra, M.A. memberikan arahan kepada mahasiswa agar melaksanakan KKN dengan penuh tanggung jawab, menjaga etika, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program KKN sangat bergantung pada kemampuan mahasiswa dalam berkolaborasi dan memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.

Pemerintah Desa Sei Bamban Dukung Kehadiran Mahasiswa KKN

Perangkat Desa Sei Bamban, Kholis, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN UINSU di wilayahnya.

Pemerintah desa berharap mahasiswa dapat berkontribusi dalam mendukung berbagai potensi desa, membantu pelaksanaan program pembangunan, serta memberikan solusi inovatif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UINSU. Semoga selama berada di Desa Sei Bamban dapat memberikan manfaat, berbagi ilmu, dan bersama-sama membangun desa,” ujar Kholis.

Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Selama 35 Hari

Setelah seluruh rangkaian sambutan selesai, kegiatan ditutup dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan foto bersama antara mahasiswa KKN, Dosen Pembimbing Lapangan, dan pemerintah desa.

Dengan kegiatan tersebut, KKN UINSU Kelompok 15 resmi memulai pengabdian selama 35 hari di Desa Sei Bamban, Kabupaten Langkat.

Melalui semangat UINSU Berdampak, mahasiswa diharapkan mampu memperkuat kolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah desa dalam mewujudkan Desa MESRA yang lebih moderat, peduli lingkungan, serta sejahtera.

Program KKN ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan Desa Sei Bamban melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas desa, dan penguatan program sosial yang berkelanjutan. (Red)