Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-UMM Smart Center Gelar Wisuda Tahfidz Akbar

Edukasi, News967 Dilihat

 

Globalmedan.com – Medan : Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-UMM Smart Center Yayasan Halimatussa’diyah Amaliyah Indonesia menggelar Wisuda Tahfidz Akbar tingkat TK, SD, SMP, LTQ, MDTA angkatan IV dan pelepasan kelas IX SMP IT pada Sabtu (28/5) di Jalan Beringin Pasar V Gg Mentimun 16 No 8 Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Kegiatan yang bertemakan membentuk generasi insan yang kreatif dan berakhlak mulia itu berlangsung lancar dan juga haru karena ada sejumlah santri penghafal Al-Quran 30 juz yang juga turut diwisuda dan diberikan penghargaan berikut dengan orangtuanya.

Suasana semakin haru saat para hafiz dan hafizah menyematkan mahkota kepada orangtua mereka dan mereka bersimpuh sebagai tanda penghormatan kepada orangtua yang mana pada prosesi itu tidak sedikit para undangan meneteskan air mata bahagia dan bangga atas apa yang diraih para penghafal Al-Qur’an .

“Kita kembali melakukan Wisuda Akbar Tahfidzul Qur’an di Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-UMM Smart Centre ini. Sekaligus juga dilaksanakan pelepasan siswa kelas IX sebanyak 63 anak peserta didik,” Jelas Muhammad Alwi Batubara selaku Ketua Yayasan Halimatussa’diah Amaliyah Indonesia yang turut dihadiri oleh Ketua Pembina Yayasan Halimatussa’diah Amaliyah Indonesia, Zahirman.

Sebut Muhammad Alwi, total yang diwisuda adalah sebanyak 355 anak didik. Dari jumlah itu, sebanyak 349 anak sudah menguasai hafalan Al-Quran mulai 1 juz sampai 26 juz.

Bahkan terdapat ada 6 orang dari kelas IX anak didiknya penghafal Al-Qur’an yang turut diwisuda.

“Alhamdulilah kita sudah ada penghafal Al-Qur’an 30 juz. Sehingga kita tadi memberikan penghargaan kepada hafiz dan hafizah berikut orang tuanya,” tegasnya.

Harapannya terhadap para anak didik yang diwisuda yakni menginginkan mereka akan semakin baik dari yang sudah baik akhlaknya. Dan sesuai keinginan masyarakat, agar para anak didik tersebut tidak hilang atau lupa hafalan Al-Qur’annya pihaknha alan membuka Madrasah Aliyah untuk terus mendidik anak yang tamat kelas IX tersebut.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Selain itu kita berharapkan khususnya di Deliserdang ini dimanapun anak- anak kita bersekolah harus terus kembali kepada Al-Qur’an, terus mengamalkan Al-Qur’an untuk menghadapi tantangan kemajuan ilmu pengetahuan.

Dikesempatan yang sama, Kepala Sekolah SD dan SMP Tahfidzul Qur’an
Al-UMM Smart Center, Maramuda, S.Pd. menjelaskan sebagai bentuk rasa syukur dan bangga pihak sekolah memberikan apresiasi kepada siswa penghafal Al-Al-Qur’an 30 juz dengan memberikan uang sekolah gratis selama 3 bulan bagi yang melanjutkan ke madrasah aliyah di yayasan itu.

Sementara, untuk memperoleh anak-anak penghafal Al-Qur’an itu, Koordinator tahfizd, Sabda Perwira LC menyebutkan pihak sekolah menjalankan beberapa metode.

“Metode yang kita terapkan jika dia berusia SD atau TK, kita menggunakan metode talqin. Dimana siswa yang belum mahir membaca namun kita tetap hafalkan tapi tetap kita talqinkan. Dengan menghafal mereka akan mudah memperbaiki tahsin atau bacaannya.
Sedangkan untuk tingkat SMP yaitu metode mengulang hafalan atau takrir yang kemudian disetorkan kepada gurunya setiap hari,” ujarnya.

Hadir juga Pengawas SMP perwakilan Dinas Pendidikan Deliserdang, H zainul Bakri S.Pd, S.Msi yang mengaku takjub dengan gelaran wisuda akbar itu.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada yayasan ini karena ini satu satunya sekolah yang termasuk terbesar, selain siswa nya disamping bisa menjadi hafiz dan hafizah juga tidak ketinggalan dalam membidangi pendidikan umum. Kami mendukung sekali, semoga proses pembelajaran seperti ini dapat dicontoh sekolah lain baik di Deliserdang maupun di Sumatera Utara,” tegasnya. (sus)