Peringati Hari Anti Kekerasan Internasional, USM Indonesia Dukung Perdamaian Dunia

Edukasi172 Dilihat

Medan -Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia melakukan serangkaian kegiatan dalam memeringati Hari Anti Kekerasan Internasional 2023.

“USM Indonesia setiap tahunnya memeringati Hari Anti Kekerasan sebagai bentuk mendukung perdamaian di dunia,” ujar
Rektor USM Indonesia Dr Dra Ivan Elisabeth Purba SH MKes, Jumat (6/10/2023).

Ivan menyebutkan, USM Indonesia bersama Konsulat Jenderal India di Medan mengawali rangkaian kegiatan itu pada Senin (2/10/2023) di kampus tersebut Jalan Kapten Muslim Medan.

Pada peringatan Hari Anti Kekerasan Internasional tersebut bertepatan dengan hari lahir Mahatma Gandhi yang merupakan pemimpin gerakan kemerdekaan India.

Konsulat Jenderal India di Medan Shubham Singh.

Dalam memeringati Hari Ulang Tahun ke-154 Mahatma Gandhi, Bapak Bangsa India itu dengan perayaan Gandhi Jayanti.

Peringatan hari lahir tokoh pemimpin gerakan kemerdekaan negara India Mohandas Karamchand Gandhi atau yang dikenal dengan Mahatma Gandhi, oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) ditetapkan menjadi peringatan khusus Hari Tanpa Kekerasan Internasional setiap 2 Oktober.

“Mahatma Gandhi dikenal sebagai sosok yang menggunakan perlawanan tanpa kekerasan, mengusung gerakan kemerdekaan melalui aksi demonstrasi damai,” kata Ivan

Dr. Parlindungan Purba SH MM

Pada peringatan hari lahir Mahatma Gandhi itu dilakukan dengan pengalungan bunga kepada statue (patung) Gandhi di kampus USM Indonesia.

Hingga saat ini, sebut Ivan, USM Indonesia merupakan satu-satunya kampus di Indonesia yang memiliki patung Mahatma Gandhi langsung didatangkan oleh pemerintah India ke kampus tersebut.

Penghormatan dan pengalungan bunga dilakukan antara lain oleh Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan Dr. Parlindungan Purba SH MM, Rektor USM Indonesia Dr Dra Ivan Elisabeth Purba, dan Konsulat Jenderal India di Medan Shubham Singh.

Ivan menuturkan, dalam rangkaian Peringatan Hari Anti Kekerasan Internasional itu, USM Indonesia juga mengadakan kuliah tamu dengan menghadirkan Guru Besar Hukum dari Handong Global University, Korea Prof Kukwoon Lee Ph.D sebagai pembicara.

Dr Dra Ivan Elisabeth Purba

Kuliah Tamu bertajuk Legal Education in Korea Vision, History, Prospect itu
berlangsung di Ign Washington Purba Hall, Jumat (6/10/2023), dihadiri mahasiswa Fakultas Hukum USM Indonesia.

Ivan menjelaskan profesor dari Handong University Seoul Korea itu memberikan kuliah tamu dengan tema perdamaian dan pencerahan situasi hukum di Korea.

Prof Kukwoon Lee Ph.D saat  menyampaikan kuliah umum

“Intinya, rangkaian kegiatan yang kita lakukan mengarah kepada perdamaian abadi, perdamaian dunia. USM Indonesia juga dilandasi semangat dan ajaran Mahatma Gandhi,” ungkap Ivan.

Menurut Ivan, cara hidup Mahatma Gandhi yang sederhana, bermartabat, tanpa kekerasan itu juga termasuk dalam value USM Indonesia.

“Ajaran tokoh Mahatma Gandhi sesuai Pancasila dan juga profil USM Indonesia. Kita perlu hidup sederhana, ada empati kepada orang lain, tak perlu show off atau pamer. Jadilah orang yang bersifat humble, rendah hati seperti Mahatma Gandhi,” paparnya.

Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan Dr. Parlindungan Purba mengatakan, sivitas USM Indonesia perlu meneladani cara hidup dan ideologi Mahatma Gandhi.

Menurut Parlindungan, kegiatan dilakukan bersama itu merupakan wujud dari persahabatan dan hubungan yang baik antara USM Indonesia dengan Konsulat Jenderal India di Medan.

Prof Kukwoon Lee Ph.D
saat  memberikan buku kepada
Dr. Parlindungan Purba SH MM

Shubham Singh selaku Konsulat Jenderal India di Medan dalam sambutannya berbagi salah satu kutipan Mahatma Gandhi yang sangat menginspirasinya,

“Hiduplah dengan sederhana agar orang lain juga dapat hidup dengan sederhana,” ujarnya.

Ia menekankan bagaimana filosofi ini, yang berakar pada kehidupan yang sederhana, dapat memberikan dampak positif pada kehidupan semua orang, mendorong perdamaian dan kesopanan.

Selaras dengan inisiatif terbaru India, Mission LiFE, atau Lifestyle For Environment, yang didukung Perdana Menteri, mendorong individu untuk mengadaptasi gaya hidup mereka guna melindungi lingkungan demi kebaikan generasi mendatang.

Konsulat Jenderal India di Medan juga mengucapkan terimakasih atas perhatian dan dukungan USM Indonesia yang setiap tahun selalu turut memeringati hari ulang tahun Mahatma Gandhi.

Ia berharap hubungan USM-Indonesia dengan Konsulat Jenderal India di Medan tetap terjaga dengan baik.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan penanaman bakau bersama dengan Duta Besar India dan Konsulat Jenderal India, Sabtu (7/10/2023) di kawasan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Wakil Rektor IV USM Indonesia Rinawati Sembiring S.Si.T MKes PhD menjelaskan, penanaman bakau tersebut bertujuan untuk pelestarian lingkungan.

Rinawati menyebut,  kegiatan lainnya juga akan digelar pada Minggu (8/10/2023) dengan yoga dan workshop mehndi, yakni seni menghias tubuh (biasanya di tangan atau kaki) menggunakan henna dengan desain cantik dan menarik.

Selain itu, ada juga ditampilkan Odissi yang juga disebut Orissi, yakni sebuah tarian klasik India kuno yang berasal dari kuil Hindu Odisha, mengungkapkan kisah keagamaan dan ide spiritual. (swisma)