Lulusan USU harus Transformasi dari Warga Manual ke Digital

Edukasi221 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN– Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Muryanto Amin SSos MSi   melantik 3.335 lulusan pada wisuda periode II T.A 2021/2022 di Auditorium USU, Senin (7/3/2022).

Dengan diwisudanya lulusan USU hingga Selasa (8/3/2022) dalam empat sesi secara hybrid ini, dengan demikian jumlah lulusan saat ini mencapai 234.874 orang.

Rektor menyampaikan saat ini USU telah menyusun Grand design untuk internasionalisasi dalam mencapai berbagai target yang tertera dalam Rencana Jangka Panjang (RJP) dan Renstra, serta program kerja Rektor selama 5 tahun ke depan.

“Ini adalah sebuah komitmen yang harus dipenuhi dan dijalankan dengan kesungguhan serta kerja sama yang baik antar civitas akademika USU,” ucapnya.

Rektor juga berpesan agar setiap alumni selalu dihormati dan disegani dunia kerja sebagai problem solver bagi industri.

Pertama, para wisudawan harus bangga menjadi alumni karena saat ini USU telah meraih pengakuan internasional, sebagai salah satu PTN-BH di Indonesia, dan kampus terbaik di Indonesia terutama wilayah bagian Barat Indonesia.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

USU juga akan berupaya memperbaiki capaian IKU setiap tahunnya melalui inovasi program Tri Darma Perguruan Tinggi dan memperkuat pelaksanaan MBKM serta prestasi mahasiswa,” lanjutnya.

Karena itu, rektor mengimbau para alumni untuk selalu memberikan informasi kepada program studi dan fakultas melalui platform Tracer Study. Platform ini membantu USU mendata perkembangan alumni.

“Tetaplah selalu membuka dan mengisi link usu.ac.id dan tracerstudy.usu.ac.id,” ujar rektor.

Pesan selanjutnya, kata rektor setelah wisuda ini, alumni diharapkan memiliki motivasi kuat di dunia kerja karena bursa kerja sudah hypercompetitive labour market, serta harus terus bertransformasi untuk merespon disrupsi yang menerpa kehidupan.

Cara yang bisa dilakukan adalah melakukan transformasi dalam diri sendiri melalui transformasi untuk selalu menjadi pembelajar yang tangguh dan transformasi dari warga manual menjadi warga digital

“Para lulusan harus menunjukkan kemampuan dan passion yang saudara asah saat menempuh studi di kampus, kepada dunia industri yang memerlukan solusi dari masalah-masalah yang dihadapi,” jelasnya.

Dalam arahannya di hadapan para lulusan itu, dia juga berpesan agar para wisudawan selalu berteman dengan berbagai orang yang berasal dari disiplin ilmu lain dan bergaul dengan industri.

Menurutnya, ilmu yang dimiliki sekarang harus terus-menerus ditambah, diperbaharui dan dimodifikasi dengan ilmu-ilmu lain agar menghasilkan ide-ide yang sesuai dengan perubahan yang dibutuhkan dalam global market era.

“Jadilah pembaharu, jadilah inovator, jadilah leader. Jangan puas hanya menjadi follower dan generasi rebahan yang membiarkan waktu berlalu tanpa karya dan kinerja,” tuturnya.

Disebutkan rektor, USU juga tengah merancang kelas kolaboratif dan partisipatif, blended learning, project based-learning, dan flipped classroom.

Selain itu juga memperbanyak luaran riset yang memenuhi kebutuhan industri melalui program matching fund yang tersedia dalam platform kedai reka.

“Untuk mencapai tujuan tersebut, sangat diperlukan dukungan dari seluruh alumni dan civitas akademika para stakeholder dan mitra dunia usaha untuk berkolaborasi, dalam meningkatkan pencapaian USU sebagai perguruan tinggi yang memiliki reputasi baik di tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.

Wisudawan yang dilantik terdiri dari 55 orang dari program doktor, 433 orang magister, 2 orang magister dan dokter spesialis, 84 orang program pendidikan spesialis, 93 orang program dokter jenjang magister, 2 orang program pendidikan profesi, 2.380 orang program sarjana dan 104 orang dari program diploma.

Pada gelaran wisuda kali ini USU menampilkan sesuatu yang spesial dalam sesi hiburan, yakni penampilan dari The Profesor Band dan penampilan dari pimpinan universitas yang akan membawakan lagu-lagu hits andalannya. (swisma)