MEDAN– Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang MA Ph.D turut
tandatangani kontrak kinerja bersama dengan 16 LLDikkti lainnya.
Penandatanganan bersama LLDikti Wilayah I hingga XVII itu dilaksanakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk memperkuat tata kelola pendidikan tinggi nasional.
Agenda strategis tersebut berlangsung pada Rabu (11/3/2026) di ruang rapat Lantai 3 Gedung D Kantor Kemdiktisaintek, Senayan, Jakarta dihadiri perwakilan dari seluruh wilayah LLDikti di Indonesia.
Penandatanganan kontrak kinerja ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan setiap wilayah LLDikti memiliki target kerja yang jelas, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco, menegaskan LLDikti memiliki posisi strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap perguruan tinggi.
Menurut dia, keberadaan kontrak kinerja ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap program dan kebijakan pendidikan tinggi berjalan efektif dan memberikan hasil nyata.
“LLDikti memegang peranan vital dalam memastikan perguruan tinggi berkembang secara sehat, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas,” ujarnya dalam arahan pada kegiatan tersebut.
Ia menambahkan, melalui kontrak kinerja ini, setiap wilayah LLDikti diharapkan mampu memperkuat fungsi pembinaan, meningkatkan kualitas layanan kepada perguruan tinggi.
Selain itu juga memastikan implementasi kebijakan pendidikan tinggi berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional.
Dengan ditandatanganinya kontrak kinerja tersebut, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui LLDikti diharapkan semakin solid dalam mendorong peningkatan mutu dan tata kelola pendidikan tinggi di Indonesia.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang transparan, akuntabel, serta mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global. (swisma)