Dukung  Asta Cita, USU Gelar Pelatihan Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan

Edukasi147 Dilihat

MEDAN- Universitas Sumatera Utara (USU) gelar pelatihan peningkatan kapasitas kepemimpinan dalam pengelolaan manajemen pendidikan tinggi.

Pelatihan berlangsung di Digital Learning Center Building USU, pada  Selasa dan Rabu (20-21/6/2026).

Kegiatab itu sebagai upaya memperkuat kepemimpinan dan tata kelola pendidikan tinggi di lingkungan universitas dalam mengemban misi Asta Cita pemerintah Prabowo-Gibran.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Prof. Ir. Hermawan Kresno Dipojono MS EE PhD., Agus Dwi Handaya SE Ak MBA, Nixon L.P. Napitupulu S.E,  Ir. Rayi Pradono Iswara, M.Sc., Dr. Dany Amrul Ichdan SE MSc  serta Bayu Arie Fianto SE MBA Ph.D.

Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos M.Si menegaskan, pelatihan ini menjadi momentum refreshing dan refleksi bagi pimpinan akademik dalam menghadapi dinamika pengelolaan pendidikan tinggi yang terus berkembang.

Rektor juga menekankan pentingnya peran strategis Senat Akademik sebagai fondasi utama dalam pengambilan kebijakan akademik yang menentukan arah dan kemajuan universitas.

“Pelatihan ini dirancang sebagai forum peningkatan kompetensi sekaligus ruang dialog strategis,” ujarnya.

Selama dua hari, peserta mengikuti pre-test dan post-test, pemaparan materi, diskusi, serta presentasi guna untuk mengukur efektivitas dan manfaat kegiatan.

Arah kebijakan pendidikan tinggi pemerintahan Prabowo  dan Gibran  untuk menjawab tantangan strategis bangsa Indonesia dirumuskan dalam misi Asta Cita.

Arah kebijakan itu  di antaranya: memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian 
bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi, kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Kemudian memperkuat pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan 
penyandang disabilitas.

Selain itu melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam 
negeri.

Rektor berharap, program pelatihan kepemimpinan dapat berlangsung dua kali dalam satu tahun sebagai bentuk komitmen USU dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan dan tata kelola pendidikan tinggi.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pimpinan di lingkungan USU dalam menjalankan peran strategisnya,” pungkas rektor.( swisma)