MEDAN – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. K.H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag, meninjau proses pembangunan auditorium di lahan kampus terpadu UMSU yang menjadi arena Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiah 2027, di Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Jumat (18/4/2025) .
Hadir Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP, Wakil Rektor II Prof. Dr. Akrim, M.Pd, BPH UMSU Drs. Mutholib, M.M, Sekretaris PWM Sumut, Irwan Syahputra M.A., Muhammad Yunus Daulay, M.A, Dr. Sulidar, M.Ag, Dr. Hasrat Effendi Samosir, M.A dan jajaran.
Dalam kunjungan ini, Dr. Anwar memberikan sejumlah arahan strategis dan apresiasi atas kemajuan pembangunan yang tengah berjalan.
Dia menyampaikan optimismenya bahwa pembangunan Gedung Muktamar akan selesai sesuai target, sehingga persiapan menjelang pelaksanaan Muktamar dapat dilakukan secara maksimal.
“Saya dengar tadi, Insya Allah pada bulan Desember 2026 pengerjaan sudah selesai, sehingga waktu yang tersisa dapat dimanfaatkan untuk membenahi menjadi tempat yang benar-benar layak ditempati sebagai lokasi Muktamar Muhammadiyah 2027. Saya berharap nanti penyelenggaraan Muktamar oleh PWM Sumut dan UMSU bisa berjalan dengan baik dan lancar,” kata Anwar Abbas.
Ketua PP Muhammadiyah yang kerap disapa Buya Anwar itu juga mengungkapkan pada awalnya pembangunan direncanakan di kampus utama UMSU.
Namun, dirinya memberikan masukan agar Gedung Muktamar dibangun di lahan yang kini dalam proses pengerjaan.
“Terus terang saat Pak Rektor mengatakan akan melakukan pembangunan di kampus utama UMSU, saya tidak setuju. Saya bilang untuk Gedung Muktamar yang dibangun di sini, dan syukurnya didengar,” jelasnya.
Dr. Anwar Abbas yang juga Ketua MUI itu juga meyakini pembangunan di kawasan tersebut akan memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi UMSU dan Muhammadiyah, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
“Saya rasa jika membangun gedung yang cukup besar dan mewah milik Muhammadiyah dan milik UMSU, akan banyak dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Saya dengar juga akan ada beberapa yang membangun real estate di sini. Dalam kesimpulan saya, apalagi didukung Pemkab Deliserdang, kawasan ini akan menjadi kawasan elite di mana UMSU bisa menjadi ikon,” katanya.
Selain itu, dia menyoroti hal menarik dari pembangunan dua gedung Muktamar, yakni untuk Muhammadiyah dan Aisyiyah, yang dibangun berdekatan.
Menurutnya, gedung Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah akan dibangun berdekatan, berarti PWM Sumut bisa menghadirkan sesuatu yang berbeda.
“Ini hal yang menarik. Mudah-mudahan ke depan, setiap kota yang menyelenggarakan Muktamar bisa seperti Medan, Sumatera Utara, di mana Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah dilaksanakan di lokasi yang sama,” imbuhnya.
Buya Anwar juga berharap pemerintah dapat mendukung penuh kegiatan ini karena menurutnya, nilai-nilai Muktamar selaras dengan tujuan pemerintah dalam mencerdaskan dan menyejahterakan rakyat.
Dikatakqnnya,jika pemerintah tidak dukung, berarti pemerintah tidak konsekuen dengan maksud dan tujuannya melindungi, mencerdaskan, dan mensejahterakan rakyat, dan unsur itu ada di kegiatan Muktamar.
“Tanpa diminta, saya rasa pemerintah juga akan membantu kegiatan ini,” tegasnya.
Terkait peran UMSU, dia memberikan pesan agar universitas ini terus menjaga kualitas dan eksistensinya sebagai kampus unggul.
“UMSU adalah kampus nomor satu di Sumatera dan masuk ke dalam top 5 universitas Muhammadiyah. Jadi bagi saya, jangan sampaikan kemajuan yang sudah ada ini terobrak-abrik. Jangan sampai rusak, hancur, dan berantakan. Pesan saya, jaga persatuan dan kesatuan,” pesannya.
Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP sekaligus Ketua Panitia penyelenggara Muktamar 2027, menjelaskan proses pembangunan telah dimulai sebelum Ramadan dan saat ini memasuki tahap pengecoran.
Prof. Agussani juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Dr. Anwar atas arahannya yang visioner dan mendorong percepatan pembangunan di kawasan tersebut.
“Buya ini luar biasa memberikan motivasi. Pada awalnya pembangunan Gedung Muktamar memang direncanakan di kampus UMSU. Tapi, Buya Anwar ini berpikir jauh ke depan, dan kita sudah persiapkan lahan ini dari 2010,” kata Agussani.
Disebutkannya, dengan adanya pembangunan di lahan ini juga memberikan percepatan-percepatan di kawasan Deliserdang
Peninjauan ditutup dengan penanaman pohon durian yang dilakukan secara simbolis oleh Ketua PP Muhammadiyah, Dr. K.H. Anwar Abbas, MM MAg dan tokoh PWM Sumut yang hadir.
Kunjungan ini menandai komitmen kuat dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan UMSU dalam mempersiapkan Muktamar 2027 agar menjadi momen bersejarah dan berdampak luas bagi umat serta masyarakat Sumatera Utara. (swisma)