Dosen FKIK UMSU, Humairah  Lubis Ajak Mahasiswa Padukan Ilmu dan Kepedulian

Edukasi99 Dilihat

MEDAN-Dosen tidak melulu hanya berkutat di dalam kelas menyampaikan materi kuliah tapi bisa juga mengajak mahasiswa untuk bersama membantu dan memberi solusi atas masalah yang dihadapi masyarakat.

Hal itu tercernin dari sosok
akademisi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara  (FKIK UMSU), Assoc Prof. Dr. dr. Humairah Medina Liza Lubis M.Ked(PA) Sp.PA

Menjadi dosen berdampak, Humairah mengajak mahasiswanya untuk ikut berkontribusi positif bagi masyarakat dengan menebar kepededulian

Akademisi FKIK ini terbilang aktif bersama mahasiswa merancang program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Menurutnya, keputusan berjalan bersama mahasiswa diambil agar mereka dapat belajar dari  masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga secara langsung, dan mencoba mencari solusi terbaik melalui inovasi.

“Saya percaya ketika ilmu pengetahuan dipadukan dengan kepedulian, lahirlah karya yang berdampak,” ujarnya, Senin (10/8/2026).

Ketika dosen dan mahasiswa berjalan bersama, katanya pengabdian bukan hanya menjadi sebuah program, tetapi juga perjalanan untuk menghadirkan perubahan yang nyata.

Humairah merupakan dosen FKIK UMSU yang meraih penghargaan dosen pendamping dengan jumlah judul Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) terbanyak didanai 2025.

Dedikasi Humairah sebagai sosok “Dosen Berdampak” tidak terlepas dari rekam jejak prestasinya di kancah nasional.

Salah satunya bisa dilihat dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).

Bersama mahasiswanya, dia membangun desa binaan dengan menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal.

Humaira juga aktif membantu masyarakat saat bencana banjir melanda di Sumut dan Aceh.

Bersama mahasiswanya dia membantu para korban di lokasi bencana melalui pemberian pelayanan kesehatan.

Tak hanya itu, dia juga ikut memberi edukasi, bantuan kemanusian lainnya untuk membangkitkan harapan bagi warga yang menghadapi masa sulit.

Tak cuma terjun ke masyarakat, Humaira juga aktif mendorong dan mendampingi mahasiswa untuk ikut berbagai kompetisi ilmiah.

Dia terlibat langsung mengikuti setiap proses dimukai dari penyusunan ide, penelitian, hingga presentasi.

Humairah selalu mahasiswa untuk berkembang menjadi pribadi yang berani berpikir, berinovasi, dan mencetak berbagai prestasi. Humaira hadir bersama mahasiswa untuk belajar dan berinovasi.

Humaira hadir menjadi contoh bagi mahasiswa dan sejawat tentanng paraktek dosen berdampak.

Aktifitasnya sebagai dosen menunjukkan edukasi medis yang diajarkan dalam ruang kuliah tidak berhenti sebagai teori semata, tapi  juga lewat kegiatan sosial langsung di masyarakat.

Aktifitasnya sekaligus menjadi bukti atas komitmen sebagai dosen yang tak melulu berkutat dalam kegiatan akademik tapi juga punya kepedulian.

Melalui sinergi erat antara dosen dan mahasiswa, riset serta ilmu kesehatan ditransformasikan menjadi aksi nyata yang menghadirkan solusi konkret dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

“Pada akhirnya, prestasi terbaik bukan hanya tentang apa yang berhasil kami raih, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang kami tinggalkan bagi masyarakat,” tegas Humairah.

Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen untuk mendukung UMSU sebagai kampus unggul seunggul-unggulnya.

Menurut Humaira, sebagai dosen UMSU dia merasa terdorong untuk peka terhadap dinamika sosial.

Humaira mengaku senang aktifitasnya bersama mahasiswa bisa menjadi pemantik inspirasi bagi seluruh civitas akademika UMSU untuk terus menebar kebermanfaatan di masyarakat. ( swisma)