MEDAN-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) gelar resepsi Milad ke-69 dan kuliah umum bersama Direktur Distribusi PT PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri, ST., M.M.
Kuliah umum bertajuk “Transisi Energi Menuju Kedaulatan dan Ketahanan Nasional” digelar di Auditorium Kampus Jalan Muchtar Basri Medan, pada Sabtu (28/2).
Dalam rangka mendukung ekosistem kendaraan listrik, Direktur PLN juga menyerahkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan kampus UMSU.
Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan civitas akademika dan masyarakat luas.
Arsyadany dalam sambutannya mengucapkan selamat UMSU telah memasuki usia ke-69.
Dia menilai diusia ini UMSU telah menyalakan pelita ilmu bagi masyarakat.
Dia berharap kolaborasi energi bersih kampus bersama PLN dapat menyalakan pelita kedaulatan energi bagi masa depan bangsa.
Arsyadany juga menyoroti konsep trilema energi, yakni keamanan energi (energy security), keberlanjutan energi (energy sustainability), dan keterjangkauan energi (energy affordability).
“Ketiganya saling berkaitan. Jika satu lemah, ketahanan energi nasional akan terganggu. Energi tidak pernah netral karena selalu terkait politik dan ekonomi,” ujarnya.
Dirut PLN juga mendorong kolaborasi riset dengan perguruan tinggi, termasuk kajian baterai yang saat ini sudah diilakukan bersama UMS, serta pengembangan green jobs lintas sektor.
“Universitas harus menjadi inkubator talenta energi masa depan. Kita butuh generasi yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan,” ujarnya.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden bidang Haji Prof. Dr. Drs. H. Muhadjir Effendy, M.A.P.
Dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat milad dan doa agar UMSU terus diberkahi serta menjadi kampus impian yang amanah dan berkemajuan.
“ UMSU bukan hanya kampus di Medan, tetapi bagian dari jaringan internasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), serta salah satu yang terbesar di luar Pulau Jawa,” ungkapnya.
Dia juga menekankan pentingnya membangun kampus yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan, serta memanfaatkan momentum untuk memperkuat kontribusi pendidikan tinggi dalam menghadapi tantangan global.
Rektor UMSU Prof. Agussani menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Direktur PT PLN (Persero) dalam perayaan milad tersebut.
“Ini kebanggaan bagi kami. Tahun ini kami memilih waktu yang tepat untuk milad dengan berbagai agenda, salah satunya kuliah umum sebagai bagian dari ikhtiar mencapai perkembangan UMSU yang berkemajuan,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, Rektor sekaligus Ketua Panitia Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah 2027 memperkenalkan secara singkat tentang UMSU dan agenda Muktamar.
Dalam persiapan menuju agenda besar tersebut, UMSU tengah membangun kampus terpadu yang berada di Jalan Dwikora, Pasar VI, Desa Saentis, Deliserdang.
Disebutkan Agussani, hubungan UMSU dengan PLN sangat luar biasa, termasuk melalui anak perusahaan PLN yang terlibat dalam pembangunan kampus terpadu.
Dia berharap PLN dapat menjadi bagian dalam menyukseskan perhelatan Muktamar.
Rangkaian acara ditutup dengan penyematan ulos, penyerahan cenderamata dan foto bersama. ( swisma)










