Diikuti 4.544 Peserta,  UIN Sumut Peringkat 6 UM-PTKIN se- Indonesia

Edukasi83 Dilihat

MEDAN –  Sebanyak 4.544 peserta Sistem Seleksi Elektronik Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SSE UM-PTKIN)  2024 di Universitas Islam Negeri Sumatera Utata (UINSU ) Medan.

“Dari jumlah itu, UINSU  Medan menjadi peminat pertama terbanyak di Pulau Sumatera dan peringkat ke 6 se-Indonesia,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Azhari Akmal Tarigan, M.Ag,  Senin (24/6/2024).

Pada konferensi pers SSE UM-PTKIN  2024 di Auditorium Perpustakaan Kampus IV UINSU Medan, Tuntungan itu, Prof  Azhari menjelaskan, dari 4.544 orang mendaftar, yang peserta ujian di Panlok UINSU Medan sebanyak 3.948 orang.

Pada pertemuan itu Prof  Azhari didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Katimin MA, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Prof Dr Muzakkir M.Ag, Kepala Biro AAKK Drs Ibnu Sa’dan M.Pd.

Turut hadir juga Kabag Akademik Yunni Salma S.Ag. MM, Ketua Tim Kerjasama Kelembagaan dan Humas, Subhan Dawawi S.Pd.I MM, dan Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data UINSU Dr Muhammad Ikhsan S.T., M.Kom.

Prof Azhari menambahkan, SSE UM-PTKIN adalah jalur seleksi yang diselenggarakan dengan menggunakan media perangkat Personal Computer (PC) yang memiliki kamera depan untuk mendukung kegiatan UM-PTKIN yang berbasis daring atau online.

Ujian dilaksanakan di Panitia Lokal (Panlok) UINSU pada Senin-Kamis, 24-27 Juni 2024 dan Sabtu-Minggu, 28-29 Juni 2024 melalui 3 sesi per hari dan 120 menit per sesi dengan 278 peserta per sesi dan 20 peserta per ruang.

Ujian masuk Perguruan Tinggi 2024 dilakukan secara (online onsite) daring berlokasi di kampus IV UINSU  Medan.

Dijelaskannya, kelulusan para peserta SSE pada jalur UM-PTKIN ditentukan dari nilai hasil SSE peserta tersebut.

“Jika hasil yang didapat para peserta memenuhi kriteria yang ditentukan panitia, maka peserta punya peluang untuk dinyatakan lulus seleksi,” jelasnya.

Penyelenggaraan UM-PTKIN dilaksanakan secara bersamaan oleh 58 PTKIN dan satu PTN mulai dari UIN, IAIN, dan STAIN di seluruh Indonesia yang dikoordinasi Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dia berharap melalui SSE UM-PTKIN diharapkan dapat menjaring calon mahasiswa yang memiliki kemampuan yang baik.

Mantan Dekan FKM ini menambahkan, UM-PTKIN merupakan kelanjutan dari SPAN-PTKIN. Kedua jalur tersebut merupakan jalur masuk ke Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.

Perbedaannya SPAN-PTKIN dilakukan tanpa ujian tertulis dan khusus untuk siswa (calon mahasiswa) yang berprestasi.

Sedangkan UM-PTKIN dilaksanakan dengan menggunakan SSE untuk semua calon peserta lulusan SMA/sederajat untuk 3 tahun terakhir.

Adapun materi ujian yang diuji yakni Penalaran Akademik, Penalaran Matematika, Literasi Membaca dan Literasi Keislaman.

Prof Azhari menambahkan, pada 2024, jalur penerimaan mahasiswa baru UINSU antara lain, SNBP, SPAN PTKIN, SNBT, UM PTKIN, UM Mandiri UINSU.

Sementara kuota mahasiswa baru UINSU  Medan 2024 sebanyak 6.972 orang melalui  5 jalur, yakni

Jalur UM-PTKIN : 2479 orang untuk 31 prodi, SNBP : 697 orang (telah diumumkan), SPAN PTKIN : 1.737 orang (telah diumumkan) dan SNBT : 896 orang (telah diumumkan).

Sedangkan jalur UM Mandiri : 1.043 orang, masih menunggu jadwal yang akan dilaksanakan pada Juli – Agustus 2024. Kelulusan UM-PTKIN akan diumumkan pada 08 Juli 2024.

Peminat teratas jalur UM PTKIN yaitu Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Perbankan Syariah, Akuntansi Syariah dan Ekonomi Islam.

SAPA

Pada pelaksanaan SSE UM-PTKIN) 2024 ini, UIN Sumut menyediakan tim SAPA. Ada enam tim operator disediakan, dimana masing-masing tim terdiri dari enam orang.

Kepala Bagian Akademik Yunni Salma SAg MM menyebutkan, tim SAPA itu tujuannya untuk membantu peserta ujian yang mengalami masalah teknis. Termasuk memberikan informasi kepada peserta terkait pelaksanaan ujian.

Yunni menjelaskan, dengan adanya Tim SAPA, sebanyak 4.544 peserta ujian itu dapat melaksanakan ujian dengan aman dan nyaman.

“Kalaupun ada peserta yang mengalami kendala bisa berkomunikasi dengan tim ini,” ujarnya.

Saat konferensi pers digelar, Rektor UINSU Medan Prof Dr Nurhayati, MAg sedang menghadiri launching SSE UM-PTKIN se Indonesia di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kegiatan ini dilaunching Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas. (swisma)