Deplu AS Gelar Sharing Session Program IVLP di UMSU

MEDAN– Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (US Dapertement State) gelar sharing session program International Visitor Leadership Program (IVLP) dengan tajuk “Lead Today, Shape Tomorrow: Insight from Professionals”.

Acara digelar di ruang rapat kampus UMSU Jalan Muchtar Basri Medan, pada Selasa (14/4/2026) menghadirkan narasumber International Visitor Exchange Specialist dari U.S. Department of State Bureau of Educational and Cultural Affairs sekaligus IVLP Officer.

Tampil juga Morgan Fagioli dan para alumni program IVLP Officer, yaitu Ketua OIC UMSU Rafiqah Rizky, M.A., Jurnalis Senior, Ketua AJI Medan Tonggo Sumangungsong dan Koordinator Eksekutif SAHdaR Ibrahim, S.H.

Acara itu diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara, antara lain  mahasiswa kelas Internasional UMSU, USU, Unimed,, UINSU.

Wakil Rektor III UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si ketika membula acara itu menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi IVLP di kampus UMSU.

UMSU menjadi perguruan tinggi swasta terbaik di Sumut dengan akreditasi Unggul dan terakreditasi Internasional.

Dia memperkenalkan kampus dan menyampaikan secara singkat perhatian besar terhadap SDGs sehingga kami bergabung dalam Times Higher Education (THE).

Dia berharap kegiatan tersebut dapat membuka peluang kerja sama internasional di masa depan.

Ia juga menyampaikan harapan agar mahasiswa Indonesia memiliki kesempatan merasakan pengalaman belajar di Amerika Serikat,

Sementara itu, Public Relations Konsulat Amerika Serikat, Joshua Gonzalez, dalam sambutannya menekankan pentingnya kepemimpinan bagi generasi muda.

Dia mengajak mahasiswa untuk mulai memikirkan kualitas kepemimpinan sejak dini. Menurut dia, kepemimpinan yang efektif membutuhkan kolaborasi dan pertukaran gagasan.

“Menjadi pemimpin yang efektif perlu terhubung dan bertukar ide satu sama lain. Hari ini kesempatan yang bagus untuk belajar dari pembicara yang berpengalaman,” jelasnya.

International Visitor Exchange Specialist dari U.S. Department of State Bureau of Educational and Cultural Affairs sekaligus IVLP Officer, Morgan Fagioli, memaparkan sejarah panjang program IVLP.

Dia menjelaskan bahwa IVLP bukan sekadar program studi tur, melainkan pengalaman kepemimpinan berbasis praktik.

IVLP bukan program studi tur, tetapi program dari para pemimpin untuk pengalaman kepemimpinan. Misalnya peserta bisa belajar langsung tentang manajemen hutan dan bertemu dengan para pakar.

Morgan menegaskan bahwa rasa ingin tahu menjadi kunci utama dalam kepemimpinan.

Morgan juga mendorong mahasiswa untuk mulai mengenali potensi kepemimpinan diri. Ia menilai program ini unik karena setiap proyek berfokus pada satu tema prioritas yang ingin dipelajari peserta.

Kegiatan sharing session ini menjadi ruang dialog internasional bagi mahasiswa untuk memahami kepemimpinan global, sekaligus memperluas jaringan akademik dan profesional lintas negara. (swisma)

Recent Posts