AS Ajak UMSU Kerja Sama Pendidikan Internasional

MEDAN-Amerika Serikat (AS) mengajak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk kerja sama pendidikan internasional dengan institusi AS.

Guna merealisasikan keinginan itu, AS bersama UMSU menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas untuk Kerjasama Pendidikan Internasional dengan Institusi AS di Ruang Rapat Utama, Gedung Rektorat UMSU, Lantai 2 kampus Jalan Mukhtar Basri Medan, Kamis (24/4/2025).

Pemerintah AS melalui Konsulat Amerika Serikat perwakilan Sumatera di Medan mendatangkan pemateri Jacob Hosier, Director of UC Davis Global Study Program dan I Made Andi Arsana, PhD, Headmaster Program of Geomatics Engineering, Fakultas Teknik, UGM.

Sebelumnya, Andi memimpin program-program internasional UGM.

Workshop itu dibuka Public Relations Officer, Culture and Education, U.S. Consulate Medan Joshua Gonzalez dan Wakil Rektor III UMSU Rudianto.

Pada 2 Mei 2024, Konsulat AS mendirikan pusat Education USA kedua di Sumatera yang berlokasi di halaman kampus UMSU Jalan Muhtar Basri Medan.

Ini merupakan pencapaian penting dalam mempromosikan studi di AS bagi siswa Indonesia.

Joshua menambahkan Inisiatif ini krusial dalam mendorong pertukaran akademik dan meningkatkan ikatan antar negara.

Perayaan 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Amerika Serikat melalui program “Diplomats Go to Campus” yang salah satunya bertempat di UMSU tahun lalu sekaligus juga menunjukkan kemitraan yang langgeng.

Untuk mengejar standar itu berbagai upaya dilakukan, termasuk kali ini bekerja sama dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS), melalui Konsulat AS Medan.

Kerja sama itu melalui workshop Peningkatan Kapasitas Kerja Sama Pendidikan Internasional dengan Institusi AS di Gedung Rektorat UMSU, Medan, Sumatera Utara.

Joshua Gonzalez menyebut Konsulat AS di Medan bekerja sama dengan UMSU dan perguruan tinggi Indonesia lainnya telah membuat langkah-langkah signifikan dalam memperkuat kerja sama pendidikan bilateral di Sumatra.

‘Program-program ini juga mendorong kolaborasi antar universitas. Yang meningkatkan pertukaran ini adalah keterlibatan langsung antar masyarakat antara Indonesia dan Amerika Serikat,” katanya.

Wakil Rektor III Rudianto, menyatakan salah satu upaya untuk mencapai target tersebut yakni melalui kerja sama dengan pemerintah asing di bidang pendidikan.

“Kita telah mendapatkan dukungan dari Pemerintah AS, memfasilitasi peningkatan kapasitas bagi pimpinan fakultas untuk mengembangkan program-program nasional, khususnya di bidang akademik, bagaimana kita bekerja sama dengan mahasiswa asing dan kolaborasi,” kata Rudianto. (swisma)

Recent Posts