MEDAN – Komitmen Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan, dalam memerangi stunting tidak hanya berhenti pada retorika. Bukti nyata diwujudkannya melalui kunjungan langsung ke sejumlah rumah anak penderita stunting untuk menyerahkan bantuan susu dan nutrisi, sekaligus memantau perkembangan mereka.
Dalam kunjungannya yang rutin dilakukan setiap bulan ini, Wong menyambangi beberapa lokasi. Kunjungan pertama membawanya ke rumah Zihan Aris Pakpahan (5 tahun) di Jalan Mustapa, Pulau Brayan Darat 1. Zihan yang menderita cerebral palsy masih membutuhkan perawatan intensif.
Ibunda Zihan, Siska Melfi Putri, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang konsisten dari Wong. “Sejak masih menjadi anggota DPRD hingga kini menjabat sebagai ketua, beliau rutin datang untuk memantau kondisi Zihan,” ujarnya.
Dari sana, Wong yang akrab disapa “Opung Wong” oleh anak-anak tersebut melanjutkan kunjungan ke rumah Adriel Delano Siagian (4 tahun) di Jalan Gurilla, Medan Perjuangan. Berbeda dengan Zihan, Adriel sudah menunjukkan perkembangan positif dengan sudah bisa berjalan, meski kemampuan bicaranya masih perlu dilatih.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pak Wong terhadap anak-anak stunting di Medan,” kata Grece, orang tua Adriel.
Kunjungan dilanjutkan ke rumah Asifa Amelia di Jalan Pimpinan. Erni, bibinya, menyampaikan permohonan bantuan bansos untuk anak berkebutuhan khusus. “Kami sudah melapor sampai ke tingkat kecamatan, tapi belum ada respon. Kami berharap Pak Wong bisa membantu,” pintanya.
Permohonan tersebut langsung direspons positif oleh Wong. “Nanti akan kami koordinasikan dengan Dinas Sosial dan pihak kecamatan,” janjinya.
Komitmen Jangka Panjang
Wong menegaskan bahwa program pendampingan ini merupakan komitmen pribadinya. “Ini adalah kewajiban kita sebagai sesama untuk saling membantu,” ujarnya.
Lebih jauh, politisi PDI Perjuangan ini menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta pemerintah kecamatan di tiga wilayah yakni Medan Timur, Medan Perjuangan, dan Tembung.
“Kami bertekad mewujudkan Medan bebas stunting. Beberapa anak yang kami beri perhatian khusus sudah menunjukkan kemajuan signifikan, bahkan ada yang sudah sembuh dan normal seperti anak-anak lainnya. Ini yang memacu semangat kami untuk terus bergerak,” pungkas Wong penuh keyakinan.
Dengan pendekatan personal dan tindakan nyata seperti ini, Wong Chun Sen berharap dapat berkontribusi dalam menekan angka stunting di Kota Medan, sekaligus memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang membutuhkan penanganan ekstra. (Red)










