MEDAN-Transformasi digital Indonesia kini tak lagi sekadar tentang akses, tetapi juga tentang membantu masyarakat berkarya, berinovasi, dan berkembang.
Untuk meraih peluang ini, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Adobe, dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf RI) berkolaborasi guna mendukung masyarakat Indonesia mengubah kreativitas menjadi peluang melalui pemanfaatan teknologi dan AI.
Langkah kolaboratif ini hadir sebagai program pemberdayaan yang menyeluruh dengan menggabungkan jangkauan nasional dan inisiatif yang relevan bagi anak muda.
Dari Indosat; perangkat kreatif, kurikulum, dan program monetisasi kreator baru berbasis AI.
Sedangkan ari Adobe; serta komitmen dari Kemenekraf dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengatakan, Indonesia memiliki talenta dan kreativitas yang melimpah.
Disebutkannya, yang dibutuhkan banyak anak muda saat ini adalah akses ke perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat untuk mewujudkan ide mereka.
Dengan menggabungkan kekuatan AI, kreativitas, dan kolaborasi, Indosat ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya.
“Inilah cara kami memberdayakan Indonesia dan membangun masa depan yang #LebihBaik secara bersama-sama,” kata Vikram dalam keterangan tertulis dilansir, Selasa (26/6/2026).
Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya mengatakan, fondasi ekonomi kreatif Indonesia terletak pada kekayaan intelektual yang berakar pada budaya bangsa dan kreativitas masyarakatnya.
“Di era AI ini, fokus kami adalah memanfaatkan teknologi untuk perkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya, agar ide-ide dapat dikembangkan, dilindungi, dan diwujudkan menjadi peluang yang lebih besar,” katanya.
Kemitraan ini menjadi contoh penting bagaimana pemerintah dan industri dapat berkolaborasi untuk membekali generasi muda dengan kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab agar mampu bersaing di tingkat global.
David Wadhwani, President of Creativity & Productivity Business Adobe, mengatakan, Adobe terinspirasi oleh komunitas kreatif Indonesia dan bersemangat untuk membantu lebih banyak kreator mewujudkan ide-ide mereka menjadi peluang nyata.
Melalui kerja sama ini, Indosat akan memberikan akses premium gratis Adobe Express, aplikasi untuk mengkreasikan apapun dengan cepat, selama enam bulan kepada seluruh pelanggan.
Adobe dan Indosat juga menyiapkan video pembelajaran praktis dari Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia bagi para pelanggan Indosat.
GENSi (Generasi Terkoneksi), platform pemberdayaan generasi muda Indosat, menjadi inti dari kolaborasi ini.
Setelah membekali lebih dari 10.000 generasi muda Indonesia melalui program literasi digital dan pembelajaran kreatif, GENSi menargetkan untuk menjangkau 15.000 anak muda di seluruh Indonesia pada tahun ini.
Melalui jaringan nasional dan komunitas anak muda, GENSi akan membantu generasi pelanggan masa depan memahami cara memaksimalkan peluang digital.
Selain itu perkuat eksistensi di ruang digital, serta memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan dampak nyata.
Indosat juga berencana menghadirkan penawaran khusus Adobe Express bagi pelanggan IM3 dan Tri. ( swisma)











