Gubernur BI: FEKDI Momentum Sinergi Perkuat Ekonomi dan Keuangan Digital

Bisnis68 Dilihat

MEDAN-Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebutkan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) merupakan wujud sinergi, yang kuat antarpemangku kepentingan dalam memperkuat ekonomi dan keuangan digital serta pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif.

“Festival ini sebagai wujud nyata sinergi yang sangat kuat antara pemerintah, Bank Indonesia, industri sistem pembayaran dan keuangan, UMKM, akademisi, dan masyarakat,” kata Perry Warjiyo pada FEKDI dan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2024 di Jakarta, Kamis (1/8/2024).

Pada penyelenggaraan FEKDI dan KKI 2024, Bank Indonesia bersinergi bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

FEKDI dan KKI 2024 bertujuan untuk selebrasi atas kemajuan pesat digitalisasi Indonesia, sekaligus komitmen bersama untuk akselerasi transformasi digital ke depan, serta kolaborasi dan inovasi untuk ekonomi kerakyatan dan pertumbuhan inklusif.

FEKDI 2024 dikolaborasikan dengan Karya Kreatif Indonesia untuk menunjukkan digitalisasi sebagai game changer dalam pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar naik kelas, go digital, dan go global.

Pada festival tersebut, Bank Indonesia meluncurkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025-2030 dan Kartu Kredit Indonesia Segmen Pemerintah Online Payment. Selain itu, terdapat pameran 350 UMKM unggulan Indonesia dan business matching.

BI juga mengapresiasi pelaku UMKM innovative digital creativepreneur yang telah menerapkan digitalisasi dalam kegiatan usahanya, sehingga diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi UMKM lainnya untuk go digital dan go global.

Perry menambahkan saat ini transformasi digitalisasi nasional terakselerasi dengan cepat, terutama digitalisasi sistem keuangan dan pembayaran.

Dalam lima tahun terakhir transformasi digital nasional terakselerasi secara cepat.

” Digitalisasi pembayaran dan keuangan telah menyelamatkan ekonomi nasional dari pandemi COVID-19, penyaluran bantuan sosial, konsumsi masyarakat dan juga bagaimana kita mengawal ekonomi di tengah COVID-19,” ujar Perry.

Festival Ekonomi Keuangan Digital dan Karya Kreatif Indonesia (FEKDI x KKI 2024) ini dibuka Presiden RI, Joko Widodo di Jakarta Convention Center (JCC) pada 1-4 Agustus 2024.

FEKDI x KKI 2024 ini mengusung tema Sinergi Memperkuat Ekonomi dan Keuangan Digital serta Inklusif untuk Pertumbuhan Berkelanjutan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi pelaksanaan sinergi FEKDI x KKI 2024 menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia.

“Saya yakin FEKDI x KKI ini bisa memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia. Apalagi saat ini ekonomi digital di Indonesia sedang berkembang pesat,” kata  Sandiaga. ( swisma)