MEDAN – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dorong perempuan di Sumatra Utara untuk berinovasi di bidang teknologi dalam mengembangkan bisnisnya melalui SheHacks Innovate 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program SheHacks 2024 yang pertama kalinya diselenggarakan di Sumut sebagai wujud dukungan Indosat kepada pemerintah khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Inddalam hal pemanfaatan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) untuk memaksimalkan pemberdayaan sumber daya manusia di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Program SheHacks Innovate di Sumut ini digelar dua hari, Rabu dan Kamis (12-13/6/ 2024) diikuti lebih dari 75 pelaku UMKM lokal.
Dalam aktivitas ini, para peserta saling berbagi pengalaman sesuai bidang bisnis masing-masing. Antusiasme yang tinggi terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar mengikuti SheHacks 2024, lebih dari 17.000 orang.
Agenda workshop ini dibagi dalam 3 tahapan yaitu Formation Team, Building Innovations, dan Showcase.
Program SheHacks Innovate di Sumut ini juga akan membantu pengembangan 15 usaha rintisan atau startup lokal terpilih melalui kesempatan belajar tentang Business Model, Digital Marketing Solutions, dan Prototyping & Pitching.
Program ini juga akan memilih 1 bisnis terbaik di setiap lokasi workshop-nya untuk dipilih bersama oleh publik (People’s Choice) pada akhir program.
SVP – Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang mengatakan, UMKM memiliki peluang untuk semakin bertumbuh dengan memanfaatkan platform digital.
Disebutkannya, peluang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia untuk go digital akan semakin tumbuh dengan proyeksi sekitar 64% hingga 2027.
Perempuan Indonesia yang mayoritas menjadi pengelola UMKM perlu dibekali dengan keterampilan pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Tanah Air.
” Melalui SheHacks Innovate, kami akan memfasilitasi mereka dengan pendampingan dan pelatihan, khususnya di Sumut untuk mengembangkan solusi inovatif dari tantangan yang dihadapi di bidangnya masing-masing,” ujar Steve.
Indosat, katanya berkomitmen untuk terus memberdayakan perempuan Indonesia sesuai peran penting mereka dalam keluarga, lingkungan sekitar, dan juga kemajuan sebuah bangsa.
Selain SheHacks Innovate, terdapat juga dua program lainnya yakni SheHacks Impacts berupa program enam bulan untuk startup yang telah meluncurkan produk mereka atau telah memiliki minimum viable product (MVP).
Kemudian juga ada SheHacks Ideation yang menyediakan akses ke berbagai video pelatihan bagi startup untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana membangun bisnis, hingga meraih kesempatan terpilih sebagai ide terbaik.
Menurutnya layanan telekomunikasi dan jaringan internet yang berkualitas menjadi salah satu kebutuhan vital untuk mendukung perkembangan UMKM lokal, sehingga terus menjaga layanan dan performa jaringan termasuk di Sumut.
“Kami juga akan terus memberikan dampak positif kepada masyarakat lewat program pemberdayaan perempuan, SheHacks. Kegiatan kolaborasi dengan Kemenparekraf ini menjadi wujud komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” tutup Steve.
Direktur Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, Dr. Ir. Jenny Elisabeth, MS mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada Indosat sebagai penyelenggara acara ini atas gerakan inspiratifnya dalam memberdayakan perempuan, bahkan hingga ke pelosok negeri,” ungkapnya.
Menurutnya lebih dari sekadar acara, SheHacks Innovate merupakan sebuah gerakan yang menumbuhkan semangat persaudaraan dan kolaborasi di antara perempuan Indonesia.
Melalui platform ini, perempuan dapat saling berbagi ilmu, pengalaman, dan sumber daya untuk memajukan usaha mereka.
” Kami turut berbahagia dapat menjadi salah satu partner penyelenggara kegiatan ini. Apalagi kami sebagai kampus bisnis, selalu ingin memberikan dampak baik terhadap pengembangan ekosistem bisnis di Indonesia, khususnya di Sumut,” katanya.
Chika, salah satu peserta menyebutkan melalui program ini ingin mendapatkan wawasan lebih luas tentang cara mencapai pasar yang lebih besar dan memperluas jaringan serta bertukar ide dengan pengusaha perempuan lainnya.
Pemilik usaha toko kue Chika Cake ini juga menuturkan awal mula membangun bisnis dengan menjajakan produknya dari satu kantor ke kantor lain, hingga kini berhasil mengembangkan bisnisnya dan mampu memasoknya ke berbagai toko pariwisata dan bahkan bandara.
Perjalanan bisnisnya yang penuh tantangan telah membawanya ke kesuksesan saat ini.
Disebutkannya, dia memulai bisnis ini dengan kecil-kecilan dan harus bertahan menghadapi siklus naik-turun dalam bisnis.
” Melalui program seperti Shehacks, saya mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang cara mencapai pasar yang lebih besar dan memperluas jaringan serta bertukar ide dengan pengusaha perempuan lainnya,” ujarnya.
Sejak 2023, program SheHacks Innovate yang merupakan salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility atau CSR) Indosat di pilar Pemberdayaan Perempuan.
Kegiatan ini juga dilakukan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur dan Magelang, Jawa Tengah.
Selain di Deliserdang, program SheHacks Innovate tahun ini ditargetkan akan turut diselenggarakan di sejumlah wilayah lainnya, seperti di Sumbawa Besar, Palangkaraya, Likupang, dan Pekanbaru dalam rangka memberdayakan UMKM lokal yang digagas perempuan di seluruh Indonesia. ( swisma)