MEDAN -Sumatera Utara selain dikenal dengan keragaman sumber daya alam dan budaya juga kulinernya.
Beragam produk kuliner khas dari kota maupun kabupaten di Sumatera Utara banyak diminati masyarakat di Indonesia hingga manca negara.
Salah satu produk kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri berasal dari kota Padang sidimpuan, Sumatera Utara, yakni buah salak.
Menyadari Padangsidimpuan kaya akan salak, masyarakat kemudian mengolahnya sebagai buah tangan dengan nilai jual untuk para pendatang.
Salah satunya adalah Bolu Salak Kenanga yang hadir mewarnai kuliner Padangsidimpuan sejak 2017.
Berlokasi di Jalan Kenanga nomor 44 Ujung Padang Kecamatan Padang sidimpuan, kuliner ini menjadi salah satu ikon dan andalan
oleh-oleh khas Padangsidimpuang.
Aimie Harahap selaku Manager Operasional Bolu Salak Kenanga mengisahkan keberadaan kuliner ini bermula dari ownernya, Ali Muda Siregar yang sukses di Jakarta bingung untuk membawa oleh-oleh khas dari kampung halamannya, Padangsidimpuang.
Biasanya Ali membawa salak sebagai “buah tangan” jika ke Jakarta. Sudah tentu dengan kondisi rentan busuk dan repot.
Ali kemudian mensiasatinya dengan mengolah salak ini menjadi oleh-oleh yang praktis dan kekinian.
Bekerja sama dengan petani salak untuk memenuhi pasokan bahan dasar utamanya, Ali akhirnya menghadirkan Bolu Salak Kenanga.
“Alhamdulillah sampai saat ini berhasil mencuri perhatian pencinta kuliner, baik itu masyarakat Padangsidimpuan maupun pendatang untuk dijadikan oleh-oleh,” ungkap Aimie, Rabu (6/4/2024).
Dijelaskannya, saat ini omset per bulannya dalam penjualan mencapai Rp150 juta, dengan harga per kotak besar yang original Rp 80 ribu dan kecil Rp 50 ribu .
Selain menjadika bolu salak juga ice cream, dodol, kurma, agar-agar, sirup, kopi, cookies, pia dan brownies salak crispy serta beragam kue kering yang semuanya berbahan dasar salak.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar hingga luar kota Padangsidimpuan dibutuhkan jasa kiriman yang mempunyai layanan hari ini kirim, esok sampai.
Bolu Salak Kenanga memilih JNE yang memiliki layanan Yakin Esok Sampai atau YES.
Bolu Salak Kenanga, katanya memiliki ketahanan sama dengan bolu lain pada umumnya yaitu 2-3 hari dalam suhu normal.
“Kami percayakan kepada JNE proses pengiriman luar kota untuk pelanggan Bolu Salak Kenanga sejak 2022, sehingga kudapan ini semakin dikenal di luar daerah,” sebutnya.
Saat ini Bolu Salak Kenanga juga bisa dibeli di website oleh-oleh www.pesonanusantara.co.id milik JNE.
Yayang Fitrajaya selaku Kepala Cabang JNE Silangit menyampaikan, JNE berkomitmen mendukung ekosistem Usah Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.
“Alhamdulillah cabang JNE di Padangsidimpuan sudah menjalin kerja sama dengan salah satu UMKM andalan kota ini, yaitu Bolu Salak Kenanga. Bahkan dapat dipesan di Pesona Nusantara,” kata Yayang.
Dijelaskannya, Pesona Nusantara merupakan wadah para UMKM makanan dan oleh-oleh di seluruh Indonesia untuk menjual produk mereka secara online.
“Ini merupakan wujud nyata dukungan JNE kepada UMKM. Kami sangat bangga bisa ikut membersamai sukses dan berkembangnya UMKM khususnya di Silangit, di mana Padangsidimpuan merupakan cakupan wilayah dari JNE Silangit,” ungkap Yayang.
Dia berharap Bolu Salak Kenanga dapat terus maju dan semakin banyak diminati pecinta kuliner di seluruh Indonesia.
Sebaga jasa pengiriman, JNE siap membantu dan memberikan pelayanan terbaik.
“Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin dan menginspirasi berbagai pihak. Sebagai sesama usaha milik asli anak bangsa, sudah selayaknya saling bersinergi dan berkolaborasi,” pungkas Yayang. ( tanai)






