BI Yakin Inflasi di 2025 dan 2026 Tetap Terjaga Rendah di Sasaran 2,5±1%

Bisnis553 Dilihat

MEDAN-Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, inflasi secara umum tetap terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK pada Oktober 2025 tercatat sebesar 2,86% (yoy).

Hal itu disampaikan Perry pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 November 2025.

Disebutkannya, inflasi inti tetap terjaga sebesar 2,36% (yoy), dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah kapasitas serta didukung konsistensi suku bunga kebijakan moneter Bank Indonesia dalam menjangkar ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya dan imported inflation yang tetap terkendali.

Inflasi kelompok administered prices (AP) terjaga rendah sebesar 1,45% (yoy) seiring dengan penurunan harga bensin dan tarif berbagai jenis angkutan.

Sementara itu, inflasi kelompok volatile food (VF) meningkat menjadi 6,59% (yoy) disumbang antara lain  komoditas cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras dipengaruhi oleh gangguan pasokan akibat perubahan cuaca terkait curah hujan yang lebih besar.

Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi di 2025 dan 2026 tetap terjaga rendah dalam sasaran 2,5±1%.

Inflasi inti diprakirakan tetap rendah seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang masih besar, imported inflation yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi.

Sementara itu, inflasi VF diprakirakan tetap terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) dan penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional. ( swisma)