MEDAN-Bank Indonesia (BI) kembali menyelenggarakan Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) dan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2024.
Dalam acara itu diluncurkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 yang merupakan salah satu upaya Bank Indonesia untuk mengakselerasi ekonomi digital nasional bagi generasi masa depan.
Tahun ini adalah pertama kalinya FEKDI yang sudah berjalan empat tahun sejak 2021 berkolaborasi dengan KKI yang telah diselenggarakan sembilan kali sejak 2016.
FEKDI x KKI 2024 mengangkat tema ‘Sinergi Memperkuat Ekonomi dan Keuangan Digital serta Inklusif untuk Pertumbuhan yang Berkelanjutan’.
FEKDI x KKI 2024 merupakan forum untuk berinteraksi dan berkolaborasi untuk membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam forum ini akan ada seminar, talk show, pameran, showcase, dan berbagai user experience lainnya.
“Kami yakin digitalisasi adalah kunci untuk menciptakan ekonomi keuangan yang inklusif, mendukung inovasi, dan meningkatkan daya saing UMKM Indonesia,” kata Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Fitria Irmi Triswati
Kalau ditanya kenapa gabung? Komitmen Bank Indonesia dalam akselerasi inovasi untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dibarengi dengan komitmen kami untuk mendorong UMKM mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan pula,” tambahnya.
Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia Anastuty Kusumowardhani menyebut ada tiga alasan yang membuat Bank Indonesia menggelar FEKDI dan KKI setiap tahunnya.
Tidak hanya sekedar ajang showcasing atau pameran, tetapi juga sebagai ajang sinergi kebijakan.
Ada tiga alasan mengapa FEKDI dan KKI selalu dilaksanakan setiap tahunnya oleh Bank Indonesia.
Pertama merupakan ajang sinergi kebijakan dan showcasing berbagai produk dan inovasi yang merupakan pencapaian dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital serta pengembangan UMKM.
Kedua, ini merupakan puncak selebrasi pembinaan UMKM Bank Indonesia dan panggung bersama untuk mendorong sinergi dan kolaborasi di antara stakeholders untuk mendorong UMKM Indonesia naik kelas, go digital, go global.
Ketiga, showcasing produk-produk UMKM premium dan inovatif yang telah dikurasi sesuai dengan perkembangan pasar serta diperluas tidak hanya wastra tapi juga turunan wastra, aksesoris, home decor, food and beverage, termasuk produk teh dan kopi
Penyelenggaraan FEKDI x KKI ini 2024 menjadi ajang selebrasi berbagai pencapaian inisiatif inovasi digital yang dibuka Presiden RI, Joko Widodo di Jakarta Convention Center (JCC) pada 1-4 Agustus 2024.
Dalam acara itu juga disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pemenang BI Hackathon. Yang telah melahirkan ide-ide inovatif karya terbaik bangsa berbasiskan Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML).
Kemudian pemenang QRIS Jelajah Indonesia yang telah berpartisipasi dalam terobosan kampanye digitalisasi di seluruh Indonesia.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada pelaku UMKM innovative digital creativepreneur yang telah menerapkan digitalisasi dalam kegiatan usahanya. Sehingga diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi UMKM lainnya untuk go digital dan go global.
Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) tahun 2024 dikolaborasikan dengan Karya Kreatif Indonesia (KKI), untuk menunjukkan digitalisasi sebagai game changer dalam pengembangan UMKM agar naik kelas, go digital, dan go global.
Mengawali pembukaan FEKDI x KKI 2024, tampil Pagelaran Karya Kreatif produk wastra unggulan karya UMKM dari daerah Sumatera bagian Utara yang mengangkat tema Hamajuon Nagari (Kemajuan Negeri).
Acara ini juga dirangkaikan dengan showcasing berbagai inovasi produk digital, pameran produk UMKM premium dan inovatif, seminar, talkshow, user experience, serta launching inisiatif digitalisasi pembayaran nasional.
Masyarakat dapat memperoleh informasi lengkap, hadir, serta mengikuti sesi diskusi dalam kegiatan secara virtual dengan mengunjungi laman https://fekdi-kki.co.id/. (Swisma)












