BEI  Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Perusahaan Tercatat lewat Public Expose Live 2026

Diikuti Delapan Perusahaan Tercatat

Bisnis73 Dilihat

MEDAN–PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) kembali menyelenggarakan Public Expose Live (Pubex Live) 2026 sebagai wadah bagi Perusahaan Tercatat untuk berinteraksi langsung dengan investor, media, dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BEI dalam mendorong keterbukaan informasi sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

Pada tahun ini, Pubex Live 2026 akan digelar dalam dua periode. Periode pertama berlangsung pada 9–11 Juni 2026 secara daring melalui Zoom Webinar menghadirkan delapan Perusahaan Tercatat dari berbagai sektor industri.

Periode kedua akan diselenggarakan pada paruh kedua di 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-49 Pasar Modal Indonesia.

BEI terus mendorong berbagai inisiatif untuk meningkatkan kualitas pasar, termasuk penguatan transparansi data, perluasan partisipasi investor, dan peningkatan porsi saham beredar di publik (free float) pada Perusahaan Tercatat.

Upaya-upaya tersebut bertujuan menciptakan pasar yang lebih likuid, efisien, dan menarik bagi investor domestik maupun global.

Dalam konteks tersebut, Pubex Live menjadi sarana penting bagi Perusahaan Tercatat untuk memperluas jangkauan komunikasi kepada investor sehingga dapat mendukung peningkatan minat investasi dan partisipasi publik di pasar modal.

Penyelenggaraan Pubex Live juga sejalan dengan implementasi perubahan Peraturan Bursa Nomor I-A beserta surat edaran yang menyertainya.

Melalui program ini, BEI tidak hanya menjalankan fungsi pengaturan, tetapi juga memberikan pendampingan kepada para pelaku pasar agar penerapan ketentuan baru dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang optimal.

Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI Teuku Fahmi Ariandar menyampaikan  keterbukaan informasi yang berkualitas merupakan salah satu fondasi utama bagi terciptanya pasar yang sehat, efisien, dan kompetitif.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas informasi yang tersedia bagi investor serta mendorong penerapan praktik keterbukaan sejalan dengan standar global guna memperkuat kepercayaan dan kredibilitas pasar modal Indonesia,” ujar Fahmi.

Menurut Fahmi, akses terhadap informasi yang akurat dan tepat waktu menjadi faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan investasi yang lebih baik.

Karena itu, Pubex Live hadir sebagai sarana yang mempertemukan manajemen perusahaan secara langsung dengan investor sehingga berbagai perkembangan bisnis dapat disampaikan secara terbuka dan komprehensif.

Melalui kegiatan ini, perusahaan dapat memaparkan kinerja terkini, strategi bisnis, rencana pengembangan usaha, hingga berbagai informasi material lainnya yang relevan bagi investor.

Dengan demikian, investor memiliki kesempatan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai prospek dan arah bisnis masing-masing perusahaan.

“Dengan tersedianya informasi yang lebih lengkap dan mudah diakses, investor diharapkan memiliki referensi yang lebih kuat dalam mengambil keputusan investasi sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia,” kata Fahmi.

Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (9/6), Pubex Live 2026 akan menghadirkan paparan dari PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), dan PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO).

Selanjutnya pada Rabu (10/6), investor dapat mengikuti presentasi PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD), dan PT Argo Pantes Tbk (ARGO).

Sementara pada hari terakhir, Kamis (11/6), agenda akan diisi oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).

Melalui paparan tersebut, investor dapat memperoleh informasi langsung mengenai perkembangan usaha masing-masing perusahaan, termasuk strategi yang ditempuh dalam menghadapi dinamika ekonomi dan tantangan industri saat ini.

BEI memandang Pubex Live sebagai salah satu sarana penting dalam mendukung penerapan Good Corporate Governance (GCG), khususnya pada aspek transparansi dan akuntabilitas.

Ketersediaan informasi yang merata bagi seluruh investor diharapkan dapat menciptakan mekanisme pasar yang lebih efisien dan berkeadilan.

Melalui penyelenggaraan Pubex Live 2026, BEI berharap Perusahaan Tercatat semakin aktif membangun komunikasi dengan investor dan publik.

Keterbukaan yang konsisten diyakini dapat memperkuat kepercayaan investor, meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan, serta mendukung pertumbuhan pasar modal Indonesia yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Melalui penguatan keterbukaan informasi, kami optimistis pasar modal Indonesia akan semakin dipercaya oleh investor dan memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat global,” pungkas Fahmi.

Dengan menghadirkan delapan Perusahaan Tercatat selama tiga hari pelaksanaan, Pubex Live 2026 diharapkan menjadi wadah yang efektif untuk mempertemukan kebutuhan informasi investor dengan strategi bisnis Perusahaan Tercatat.

Selain itu juga sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem pasar modal yang modern, inklusif, dan terpercaya.  ( swisma)